Sutiyoso Ingin Anggaran BIN Jadi Rp10 Triliun

Surya Perkasa, Astri Novaria    •    Jumat, 03 Jul 2015 13:45 WIB
bin
Sutiyoso Ingin Anggaran BIN Jadi Rp10 Triliun
Sutiyoso. Foto: Rommy Pujianto/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Calon Kepala BIN terpilih Sutiyoso ingin anggaran BIN naik jadi Rp10 triliun. Jumlah itu, kata dia, merupakan nominal ideal untuk mengoptimalisasi fungsi BIN. 

Tahun ini BIN mendapat jatah anggaran 'hanya' Rp2,4 triliun. "Mereka (DPR) mintanya ideal, ya ideal saya Rp10 triliun," kata Sutiyoso usai rapat paripurna di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (3/7/2015).

Penambahan anggaran ini, kata Sutiyoso, untuk meningkatkan kualitas intelijen lewat peningkatan kesejahteraan dan kemampuan anggota. Anggaran ini juga bisa digunakan untuk pendidikan anggota atau pembelian teknologi.

Selain itu, kendala operasional dan kekurangan sumber daya manusia dapat segera diselesaikan. Misalnya, untuk pengamanan Pilkada saja, seorang anggota BIN mengcover tiga kabupaten/kota.

"Untuk satu kabupaten/kota dibutuhkan lima sampai enam orang kali sekian ratus, bisa berapa orang," kata mantan Wakil Komandan Jenderal Kopassus ini.

"Jadi begini kekuatan BIN sangat jauh dari kebutuhan saat ini. Jadi apa lagi untuk menghadapi Pilkada serentak," tambah dia.

Terpisah, anggota Komisi I DPR RI Supiadin AS mengingatkan tugas dan fungsi BIN dalam setiap peristiwa dan fenomena nasional, termasuk jadwal Pilkada serentak 9 Desember 2015. Baginya, peran BIN sangat signifikan dalam memonitor segala kemungkinan, seperti ancaman keamanan serta konflik horizontal.

"Pilkada yang akan melibatkan 269 daerah bisa dianggap rumit karena Pilkada serentak baru pertama kali diselenggarakan. Tugas pertama dari seorang Kepala BIN, akan menentukan stabilitas politik supaya tetap terjaga pasca pengumuman hasil pilkada kelak. Sutiyoso harus mampu mengelaborasi ancaman itu," pungkasnya.

Pada rapat paripurna hari ini, DPR secara resmi menyetujui Sutiyoso jadi Kepala BIN. Artinya, Sutiyoso sudah bisa dilantik. 


(KRI)

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

6 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pemeriksaan internal terhadap tujuh orang penyidi…

BERITA LAINNYA