Kasus Denny Indrayana, Polisi Tunggu Hasil Audit BPK

Githa Farahdina    •    Jumat, 03 Jul 2015 14:58 WIB
denny indrayana
Kasus Denny Indrayana, Polisi Tunggu Hasil Audit BPK
Denny Indrayana. Foto: Ramdani/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Berkas Perkara bekas Wamenkumham Denny Indrayana dalam kasus dugaan korupsi payment gateway pembayaran pembuatan paspor via online belum rampung. Bareskrim masih menunggu hasil audit Badan Pemeriksan Keuangan (BPK).  

"Kalau itu (hasil audit BPK) sudah, berarti selesai pemeriksaan Pak Denny Indrayana terhadap kasus payment gateway. (Kasus) yang lain kan belum," kata Budi Waseso di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (3/7/2015).

Budi Waseso masih belum bisa memastikan pemeriksaan Denny dalam enam kasus lain. Budi mengisyaratkan penanganan Denny dalam perkara lain menunggu rampungnya kasus payment gateway

"Nanti dong, yang jelas ada. Karena kita menunggu dulu, termasuk hasil informasi yang diberi BPK. Itu kan laporan dari staf-nya dulu, mantan staf Pak Denny," terang Budi Waseso.

Menurutnya, Kasus-kasus yang menjerat Denny harus dituntaskan satu per satu. Bisa saja, kata dia, hasil audit BPK dalam kasus payment gateway menjadi pintu masuk atau penyidikan kasus lain. Kasus payment gateway, ucap dia, tak lagi memerlukan keterangan Denny, hanya menunggu audit BPK. 

"Kalau payment gateway kayaknya tidak (diperiksa lagi), sudah selesai. Tapi bila mana kemarin hasil pemeriksaan, hasil evaluasi ada yang perlu dipertanyakan lagi, ya kita pertanyakan lagi," tambahnya.

Dalam kasus ini, Denny berstatus tersangka dan sudah diperiksa lima kali. Dia harus berurusan dengan penyidik Bareskrim setelah dilaporkan Andi Syamsul, 10 Januari lalu. Dia diduga terlibat kasus korupsi payment gateway saat masih menjabat Wamenkumham. Kerugian negara dalam kasus ini ditaksir mencapai Rp32 miliar.

Denny dibidik dengan Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 dan Pasal 23  tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Korupsi Jo Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP. 


(KRI)