Polisi Perwira Menengah Dibekuk karena Jadi Calo Penerimaan CPNS

Agus Utantoro    •    Jumat, 03 Jul 2015 15:22 WIB
polri
Polisi Perwira Menengah Dibekuk karena Jadi Calo Penerimaan CPNS
Logo PNS, ant

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Polda Yogyakarta menangkap anggotanya yang berpangkat ajun komisaris besar polisi (AKBP) karena terlibat praktek percaloan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Polri. Polda juga memburu seorang dokter terkait kasus serupa.

Hingga Jumat 3 Juli, AKBP LS menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda Yogyakarta. Pemeriksaan berdasarkan laporan seorang warga, atas nama Okta, yang menuding polisi perwira menengah itu menipunya.

Okta mengaku sudah menyerahkan uang Rp40 juta agar lolos tes CPNS di Polda kepada AKBP LS. "Ternyata tidak lolos," ungkap Okta.

Okta kemudian melapor ke Bidan Propam Polda Yogyakarta. Ia juga membawa barang bukti berupa keterangan transfer, buku tabungan, dan kartu ATM.

Polda juga tengah memburu dokter SRS yang menjabat sebagai Wakil Direktur RS Bhayangkara Polda Yogyakarta. Penyidik menetapkan SRS sebagai tersangka kasus yang sama. Namun ia menghilang dan menjadi buronan polisi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Yogyakarta Kombes Hudit Wahyudi menegaskan AKBP LS dan SRS melanggar Pasal 378 serta Pasal 372 KUH Pidana. Ancaman hukumannya yaitu empat tahun penjara.


(RRN)