PDIP Ajarkan Calon Kepala Daerah Hadapi Media Massa

M Rodhi Aulia    •    Jumat, 03 Jul 2015 17:19 WIB
partai pdi p
PDIP Ajarkan Calon Kepala Daerah Hadapi Media Massa
Calon Bupati Jember, Faida (kiri) dan Calon Wakil Bupati Jambi, Edi Purwanto (kanan) membacakan Panca Prasetya saat penutupan sekolah calon kepala daerah PDI Perjuangan di Wisma Kinasih, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Jumat 3 Juli 2015. Foto: MI/Bary Fatha

Metrotvnews.com, Depok: Sekolah khusus bagi calon kepala daerah asal PDI Perjuangan sudah selesai. Materi yang diberikan kepada peserta berbagai macam, salah satunya cara komunikasi yang baik.

"Mereka diajarkan keterampilan komunikasi yang baik," kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Wisma Kinasih, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Jumat (3/7/2015).

PDI Perjuangan meminta praktisi media dan pakar komunikasi Fadjroel Rachman dan Rosiana Silalahi untuk menjadi tenaga pengajar.

Pantauan Metrotvnews.com di sekolah calon kepala daerah PDI Perjuangan, para calon kepala daerah diajarkan menghadapi media massa saat wawancara. Namun, Hasto menggarisbawahi bahwa komunikasi yang baik bukan untuk menaikkan popularitas.

"Tapi kemampuan komunikasi yang mampu menyuarakan suara rakyat dalam bentuk kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat. Itu yang kami sampaikan," terang Hasto.

Calon kepala daerah juga diajari memahami risiko dari sebuah kebijakan dan cara mengatasi masalah. Mereka mendapat pembekalan dari kepala daerah.

"Kami hadirkan bupati Ngawi, wali kota Solo, gubernur Kalimantan Barat, gubernur Kalteng, gubernur Jawa Tengah dan beberapa menteri dari jajaran Kabinet Kerja, seperti Tjahjo Kumolo, Puan Maharani, dan Susi Pudjiastuti," ungkap Hasto.

Terkait budaya korupsi di kalangan kepala daerah, Hasto menekankan semua calon kepala daerah berjanji untuk tidak korupsi, kolusi, dan nepotisme. Setiap calon kepala daerah menandatangani Panca Prasetya, berisi janji calon kepala daerah.

"Apabila saya tidak melaksanakan atau mengingkari Panca Prasetya, maka saya akan mengundurkan diri dari jabatan kepala atau wakil kepala daerah, serta siap menerima sanksi organisasi dari DPP PDI Perjuangan," salah satu bunyi Panca Prasetya.


(TRK)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

17 hours Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA