Penyesuaian, 3 Sektor Ini Masih Boleh Transaksi Pakai Valas

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 03 Jul 2015 17:42 WIB
bank indonesia
Penyesuaian, 3 Sektor Ini Masih Boleh Transaksi Pakai Valas
Gubernur BI, ANTARA FOTO,M Agung Rajasa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kewajiban penggunaan bertransaksi dengan rupiah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) telah diberlakukan oleh Bank Indonesia (BI) per 1 Juli 2015. Kewajiban tersebut berlaku, baik untuk transaksi tunai maupun transaksi nontunai.

Meskipun demikian, Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan terdapat beberapa aturan yang masih diperbolehkan bertransaksi menggunakan valuta asing, seperti sektor energi, penerbangan dan pelabuhan. Sebab, sektor tersebut masih terikat dengan kontrak-kontrak atau impor yang menggunakan valuta asing.

"Kita sambut baik ketemu Sudirman Said (Menteri ESDM) dan Kepala Migas, kita membagi tiga kategori, langsung siap transaksi dalam rupiah, beri waktu menunggu kontrak jatuh waktu dan ada yang memang diperkenankan valuta asing dan berikan kekhususan ada kesepakatan, masuk kategori apa nantinya masih kita proses," 
ujarnya di Gedung BI, Jakarta, Jumat (3/7/2015).

Selain itu, menurut Agus, sektor tersebut masih memerlukan waktu untuk penggunaan rupiah di seluruh sektor.

"Karena sistem perlu ada penyesuaian maksimum tiga bulan sampai enam bulan, lembaga seperti ESDM, Garuda, SKK Migas, Pelindo hingga PLN harus semua pihak melakukan transaksi rupiah dalam negeri. Bagi perusahaan 
yang masuk dalam ketiga kategori tersebut, karena memang membutuhkan laporan kantor pusat, perubahan sistem," jelas dia.

Namun, dirinya tetap berharap jika penggunaan rupiah bisa dilakukan pada seluruh sektor, sebab atutan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kedalaman pasar rupiah dalam rangka stabilisasi nilai tukar yang pada ujungnya diharapkan dapat mendorong stabilitas ekonomi nasional.


(SAW)

Miryam: Sejak Awal Saya Kecewa

Miryam: Sejak Awal Saya Kecewa

2 hours Ago

Miryam mengaku mendapat tekanan selama menjalani pemeriksaan di KPK dan menyesalkan sikap jaksa…

BERITA LAINNYA