Kelayakan Alutsista Dipengaruhi Perawatan

Achmad Zulfikar Fazli    •    Jumat, 03 Jul 2015 20:29 WIB
alutsista tnihercules jatuh di medan
Kelayakan Alutsista Dipengaruhi Perawatan
Alutsista. Foto: FB Anggoro/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Peneliti Centre For Strategic And International Studies (CSIS) Iis Gindarsah menilai ada dua faktor yang dapat mempengaruhi layak atau tidaknya alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk dipergunakan. Perawatan menjadi salah satunya. 

Menurutnya, perawatan berbanding lurus dengan kemampuan teknis prajurit dalam mengoperasionalkan alutsista. "Kalau kemampuan teknisi mempuni, tentu alutsista tersebut dapat dioperasikan secara maksimal," kata Iis dalam media briefing situasi dan kondisi alutsista, Gedung Pakarti Center, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (3/7/2015).

Faktor kedua, relevansi alutsista yang dimiliki dengan situasi atau kondisi yang ada saat ini. Jika tidak relevan maka alutsista tersebut tidak layak dioperasionalkan.

"Itu menentukan layak atau tidaknya tetap dioperasionalkan oleh angkatan militer. Kalau dua ini tidak lagi mampu menjamin kelangsungan, tentu akan langsung memberikan ancaman," ujar dia.

Dia mencontohkan, misalnya TNI Angkatan Darat memiliki kendaraan lapis baja yang dibeli pada tahun 1950an, maka perlu dilakukan audit untuk melihat seberapa besar alutsista tersebut dapat digunakan sebagai alat militer.

"Kalau tidak konstan dengan yang diperlukan bukan alutsista baru, tapi diupgrade dengan alutsista yang sesuai dengan situasi saat ini," tukas dia.


(KRI)