Perayaan Kemerdekaan, Warga AS Diminta Waspadai Ancaman ISIS

Ade Hapsari Lestarini    •    Sabtu, 04 Jul 2015 09:56 WIB
amerika serikat
Perayaan Kemerdekaan, Warga AS Diminta Waspadai Ancaman ISIS
Ilustrasi. AFP PHOTO/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS

Metrotvnews.com, New York: Amerika Serikat (AS) bersiap diri menjelang perayaan hari kemerdekaan negaranya. Peningkatan pengamanan pun terus diperketat demi menghindari sejumlah serangan teror.

Menyusul pengamanan tersebut, Departemen Keamanan Dalam Negeri dan Biro Penyelidik Federal (FBI) telah mengeluarkan peringatan terhadap para aparat lokal dan masyarakat.

Melansir VOA Indonesia, Sabtu (4/7/2015), warga Amerika dan aparat keamanan diminta untuk waspada terhadap kemungkinan ancaman yang diperintahkan oleh kelompok militan Negara Islam (ISIS).

Seperti diketahui, pekan lalu, serangan teror di Tunisia, membuat Kuwait dan Prancis mendorong Menteri Keamanan Dalam Negeri Jen Johnson untuk mengeluarkan pernyataan yang menyerukan peningkatan kewaspadaan pada perayaan hari paling patriotik di Amerika ini.

Serangan di Prancis menyasar perusahaan gas yang berbasis AS. Di Washington, sembilan pos pemeriksaan akan memeriksa puluhan ribu pengunjung yang akan berkumpul untuk menonton kembang api dan berbagai aktivitas perayaan di National Mall.

Kotak pendingin, tas ransel dan paket-paket akan diperiksa seksama, dan pagar pembatas sepanjang lima kilometer akan dipasang di sekeliling lokasi, menurut Dinas Taman Nasional.

Ibu kota AS ini dikejutkan oleh laporan adanya penembakan, yang kemudian terbukti tidak benar, di markas besar Angkatan Laut AS Navy Yard.


(AHL)