Kapolda Metro: Hasil Survei, Jakarta Kota Paling Tidak Aman

Eko Nordiansyah    •    Sabtu, 04 Jul 2015 11:31 WIB
dki jakarta
Kapolda Metro: Hasil Survei, Jakarta Kota Paling Tidak Aman
Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian (Kedua dari kiri)---------Metrotvnews.com/Eko

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Metro Jaya, Irjen Tito Karnavian mengatakan, Jakarta masuk dalam kategori kota paling tidak aman dan tidak layak. Hal itu berdasarkan hasil survei sebuah lembaga internasional.

"Dari 50 kota di Asia, Jakarta itu di posisi ke-50 artinya kota paling tidak aman. Nomor satu dan dua ditempati Tokyo dan Singapura," ‎ujar Tito dalam diskusi 'Keamanan Jelang Lebaran', di Gado-Gado Boplo, Jalan Gereja Theresia, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/7/2015).

Doktor Kajian Strategis dari Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University itu menerangkan, ada sejumlah indikator yang digunakan lembaga survei tersebut. Salah satunya, keamanan kota.

"Indikator pertama dari survei tersebut yaitu digital security. Jaringan CCTV yang mengkover seluruh kota tersebut," lanjut dia.

Menurut dia, di kota lain yang dinilai memiliki sistem keamanan paling baik sudah terdapat sekira 60 sampai 70 ribu CCTV yang tersedia. Sementara di Jakarta hanya ada beberapa, itu pun digunakan hanya untuk memantau lalu lintas di NTMC Polri.

"Tapi Pemda melalui Gubernur Ahok , sudah berencana menyalurkan CCTV. Pemda juga harus buat peraturan di mana pembangun gedung, harus buat CCTV sesuai dengan aturan pemerintah, yang nanti akan diconnect satu pintu," jelasnya.

Indikator selanjutnya yaitu, personal security, di mana kejahatan copet dan jambret yang menganggu masyarakat dan kejahatan dengan kekerasan. Serta ketersediaan infrastuktur seperti jalan yang cukup untuk public space.

Selain itu, health security juga menjadi indikator lainnya. "Berapa banyak rumah sakit, dokter, kemanan kesehatan masyarakat melalui polusi dan makanan berbahaya. Jakarta banyak polusi dan makanan yang mengandung zat berbahaya," pungkas dia.


(TII)