Akibat Digergaji, GT Cacat Fisik

Aedy azeza ulfi    •    Sabtu, 04 Jul 2015 12:07 WIB
kekerasan anak
Akibat Digergaji, GT Cacat Fisik
LSR (tengah), ibu yang diduga menggergaji anaknya, GT. (Foto: MTVN/Intan Fauzi)LSR (tengah), ibu yang diduga menggergaji anaknya, GT. (Foto: MTVN/Intan Fauzi)

Metrotvnews.com, Jakarta: GT, bocah 12 tahun yang dikabarkan dianiaya orangtuanya sendiri dipastikan mengalami cacat fisik. Sebab, salah satu bagian tubuh GT disebut-sebut digergaji ibu kandungnya, LSR, 47 tahun.

Menurut Sekjen Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Erlinda, penganiayaan LSR menimbulkan bekas luka. "Banyak luka yang akhirnya menimbulkan kecacatan fisik. Akibat digergaji, dia (GT) luka di bagian kulit tangan," tutur Erlinda, Sabtu (4/7/2015).

Erlinda mengatakan, tangan GT yang digergaji tak sampai putus. Tapi, luka menganga nampak jelas dari ulah yang dilakukan sang bunda.

"Alhamdulillah masih utuh (tangannya), hanya luka bagian kulit. GT melakukan perlawanan sehingga bisa selamat," sebutnya kepada Metrotvnews.com.

Menurut Erlinda, banyak bekas luka ditemukan di sekujur tubuh GT. Luka itu akibat penganiayaan. "Di pelipis mata ada luka bekas gunting, dan di betis ada luka besar akibat mangkuk yang dilemparkan ke betis," papar Erlinda.

GT diketahui kabur dari rumah pada Jumat, 26 Juni. Setelah kembali pulang ke rumah, GT kembali kabur esoknya dan disembunyikan tetangganya. GT diduga mengalami kekerasan yang dilakukan oleh ibunya berinisial LSR, 47. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut LSR tega menggergaji lengan GT. Kini, GT sudah diamankan oleh KPAI di safe house. Kasus tersebut masih dalam pihak pendalaman oleh Polres Jakarta Selatan. Beberapa saksi sudah diperiksa kepolisian.


(TII)