ISIS Diyakini Hancurkan Artefak Muslim Palsu

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 04 Jul 2015 15:57 WIB
isis
ISIS Diyakini Hancurkan Artefak Muslim Palsu
Kelompok ISIS yang menghancurkan patung kuno (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Palmyra: Artefak berharga yang dihancurkan kelompok Islamic State (ISIS) di Palmyra, diyakini palsu.

Pengamat Suriah mengatakan ISIS kemungkinan akan menjual patung-patung asli dan artefak-artefak kuno yang mereka jarah dari kota kuno Palmyra, Suriah.

Benda-benda peninggalan kuno Muslim dari Palmyra itu disebut-sebut diambil ISIS dari seorang penyelundup. Itu sebabnya ISIS melakukan penghancuran terhadap benda yang palsu tersebut.

Syrian Observatory for Human Rights yang berbasis di Inggris mengatakan, yang disebut penyelundup kemungkinan adalah seorang anggota ISIS.

Observatory mengatakan ISIS kemungkinan berencana untuk menjual patung-patung asli dan benda-benda yang dhancurkan dalam foto yang dirilis oleh militan itu adalah palsu.

Namun demikian, pimpinan organisasi kebudayaan PBB, UNESCO, mengutuk apa yang tampaknya penghancuran artefak Muslim oleh ISIS.

"Penghancuran baru benda-benda budaya dari Palmyra ini mencerminkan kebrutalan dan kebodohan kelompok-kelompok ekstrimis dan ketidak perdulian mereka akan masyarakat setempat dan rakyat Suriah," ujar Pimpinan UNESCO Irina Bokovo, seperti dikutip VOA Indonesia, Sabtu (4/7/2015).

Di antara patung yang kemungkinan telah dihancurkan adalah Patung Singa dari Athena,benda berusia 2.000 tahun yang telah berdiri di luar Palmyra sejak para arkeolog menemukannya sejak 1977.

Palmyra adalah tempat warisan dunia UNESCO. ISIS merebut kota itu bulan Mei, meningkatkan kekhawatiran bahwa ISIS akan membuldoser gedung-gedung kuno dan menghancurkan artefak-artefak yang tak ternilai seperti yang dilakukannya di kota-kota Irak. Kaum ekstrimis memandang patung-patung itu sebagai berhala.
 


(FJR)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

1 day Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA