Bocah Disiksa Orangtua

Polisi Masih Belum Bisa Pastikan Motif Kekerasan pada GT

Aedy azeza ulfi    •    Sabtu, 04 Jul 2015 17:44 WIB
kekerasan anak
Polisi Masih Belum Bisa Pastikan Motif Kekerasan pada GT
Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Audie Laturheru-----Metrotvnews.com/Aedy

Metrotvnews.com, Jakarta: Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Audie Laturheru mengatakan pihaknya belum dapat memastikan motif kekerasan terhadap GT. Hal itu akan diketahui setelah hasil visum keluar.

"Kita masih belum dapat pastikan memang luka karena kekerasan, karena benda apa, atau karena kenakalan anak usia dini," ucap Audie di Jalan Cipulir Permai RT 15/9 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (4/7/2015).

Audie menuturkan sampai saat ini hasil visum dari tubuh korban belum dapat diketahui. "Hasil visum diperkirakan baru keluar beberapa hari lagi," lanjut Audie.

Sekjen Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Erlinda menyebutkan hasil visum keluar sekitar satu sampai dua hari lagi.

"Keluar hari Senin atau Selasa. Kita tunggu saja ya. Kami sudah menyerahkan mengenai penyelidikan kepada Polres Jaksel. Kami hanya fokus kepada GT saja," terang Erlinda.

Kasus GT mencuat lantaran bocah 12 tahun itu disebut-sebut digergaji lengannya oleh sang bunda. Menurut kata Ketua Family Number One (FNO) Community Susi, GT juga pernah dilempar dengan gunting di bagian pelipis, dan dicucuh dengan puntung rokok dan obat nyamuk, serta pernah dipukul sampai giginya patah.

GT adalah bocah yang dikabarkan digergaji orangtuanya. Dia diketahui kabur dari rumah pada Jumat, 26 Juni. Setelah kembali pulang ke rumah, GT kembali kabur esoknya dan disembunyikan tetangganya.
 


(TII)