Laga Persis vs PSIS Ricuh, Puluhan Penonton Terluka

Hilman Haris    •    Minggu, 05 Jul 2015 05:34 WIB
liga indonesia
Laga Persis vs PSIS Ricuh, Puluhan Penonton Terluka
ilustrasi kerusuhan suporter (Antara / ANDIKA BETHA)

Metrotvnews.com, Semarang: Laga final leg pertama Turnamen Sepak Bola Piala Polda Jateng di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu 4 Juli antara tuan rumah PSIS kontra Persis Solo berlangsung ricuh. Akibat terlibat insiden saling lempar batu dan letusan petasan, puluhan penonton akhirnya luka-luka. 

Gara-gara kejadian ini, laga terpaksa dihentikan pada menit ke-26 saat kedudukan 1-0 untuk keunggulan tuan rumah. Situasi makin tidak kondusif karena penonton tertahan di stadion dalam waktu yang lama.

Kerusuhan antarsuporter bermula ketika PSIS mencetak gol melalui sundulan Johan Yoga pada menit ke-26. Usai gol itu, penonton langsung menyalakan kembang api dan petasan.

Suporter Persis yang berada di tribun barat (pintu B) stadion akhirnya mengarahkan petasan kepada penonton yang juga berada di tribun barat.  Di posisi itu terdapat pula para awak media yang melakukan peliputan pertandingan. 

Akibatnya, penonton dan awak media mulai  kalang kabut karena lemparan petasan, botol minum, serta batu dari arah suporter Persis berhamburan. Petugas keamanan dan panitia pertandingan yang melihat kejadian tersebut berusaha mencegah kerusuhan makin brutal. Tetapi usaha mereka gagal sehingga mengakibatkan puluhan penonton mengalami luka-luka.

Beberapa awak media juga menjadi korban lemparan batu bata dan juga ledakan petasan . Puluhan penonton yang mengalami luka-luka langsung dibawa ke bagian bawah tribun barat untuk mendapatkan pengobatan dari petugas kesehatan.

Petugas keamanan dari Polrestabes Semarang sempat mengeluarkan tembakan gas air mata dan water cannon untuk menghentikan aksi anarkis penonton. Petugas keamanan juga naik ke tribun penonton untuk melerai aksi tersebut.

Beberapa orang yang mengalami luka cukup serius terpaksa dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang intensif. Tindakan itu ditempuh usai persediaan obat-obatan petugas habis karena banyaknya korban yang berjatuhan.

Setelah berunding dengan panitia pertandingan dan ofisial kedua tim, petugas keamanan mengumumkan pertandingan ini dihentikan dan ditunda untuk waktu mendatang. (ANT)


(HIL)

Eks Dirut PNRI Sempat Terdiam saat Ditanya Peran Andi Narogong

Eks Dirut PNRI Sempat Terdiam saat Ditanya Peran Andi Narogong

37 minutes Ago

Mantan Direktur Umum PNRI, Isnu Edhi Wijaya menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus korupsi K…

BERITA LAINNYA