Kementrian Perindustrian New Zealand Perketat Pelabelan Madu Manuka

Rosa Anggreati    •    Minggu, 05 Jul 2015 09:05 WIB
kesehatan
Kementrian Perindustrian New Zealand Perketat Pelabelan Madu Manuka
Ilustrasi madu (Foto:Honeyandbeauty)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah New Zeland melalui Kementrian Perindustrian atau The Ministry of Primary Industries (MPI) New Zealand memberlakukan peraturan ketat dalam pelabelan madu manuka.

Hal ini dipicu banyaknya perusahaan yang memproduksi madu manuka dengan berbagai label kemasan yang berbeda, sehingga membuat konsumen kebingungan dalam memilih produk madu manuka yang asli.

Aturan ini dikeluarkan oleh MPI New Zealand sejak 2014. Namun, mereka memberikan tenggang waktu bagi produsen madu manuka untuk mulai mengubah dan mematuhi aturan tersebut.

MPI New Zealand menegaskan bahwa mulai 18 Januari 2016, aturan pelabelan kemasan madu manuka akan diperketat.
 
Sesuai aturan yang dikeluarkan oleh MPI New Zealand, madu manuka termasuk dalam kategori makanan, bukan merupakan obat atau suplemen sehingga tidak ada dosis dan tidak menyebabkan efek samping.

Masyarakat perlu mengetahui di Indonesia madu manuka juga terdaftar dalam kategori makanan di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dengan kode ML yang merupakan kode untuk produk makanan impor.

MPI New Zealand mengatur bahwa label kemasan yang dapat diterima di antaranya mancantumkan kehadiran senyawa kimia seperti metilglioksal yang diketahui sebagai senyawa antibakteri pada madu manuka dan grading system untuk mengetahui kualitas madu manuka mana yang lebih baik.
 
Aturan lain yang disebutkan adalah madu manukatidak diperbolehkan untuk mencantumkan klaim kesehatan baik pada kemasan maupun iklan perdagangan.

Faktanya, ada beberapa madu manuka New Zealand yang beredar di Indonesia memiliki klaim layaknya obat penyembuh penyakit. Selain itu, madu manuka yang masuk dalam kategori makanan tidak bisa digunakan sebagai obat luar atau luka, kecuali sudah memiliki standar medis seperti produk wound dressing yang dikeluarkan oleh Manuka Health New Zealand.
 
Pada awalnya, tahun 1981 Profesor Peter Molan dari Waikato University New Zealand mengidentifikasi bahwa ada sesuatu yang unik dari madu manuka karena memiliki kemampuan anti bakteri yang kuat. Namun, tidak diketahui senyawa apa yang sesungguhnya terdapat pada madu manuka.




Hal ini yang membuat para produsen madu manuka selama 30 tahun menyuguhi konsumen dengan berbagai jenis label yang sifatnya membingungkan. Mulai dari label dengan kata-kata Active, Bio-active, Non-Peroxide Activity (NPA), Unique, dan lain-lain yang semuanya bertujuan mencari keuntungan komersil semata.
 
Hingga akhirnya pada 2008, Profesor Thomas Henle dari Technical University Dresden Jerman menemukan senyawa antibakteri yang terdapat pada madu manuka adalah Metilglioksal.

Oleh karena itu, sesuai dengan aturan pelabelan kemasan madu manuka dari MPI New Zealand, beragam kata yang bersifat membingungkan tersebut akan dihilangkan dari label kemasan produk madu manuka mulai awal 2016.
 
Manuka Health New Zealand dengan registered trademark MGO atau metilglioksal  dengan logo MGO merupakan satu-satunya perusahaan madu manuka MGO yang mematuhi dan sudah sesuai peraturan pemerintah New Zealand.

Manuka Health New Zealand dengan brand produk andalannya, yakni Manuka Health dan Mt. Adams adalah satu-satunya perusahaan yang mematenkan MGO sebagai upaya untuk memberikan informasi yang terbuka dan jelas kepada konsumen mengenai Metilglioksal.

Setiap angka dalam label MGO menjelaskan kandungan metilglioksal dalam satuan miligram per kilogram madu. Sebagai contoh, produk Manuka Health MGO100+ artinya terdapat minimal 100 mg Metilglioksal dalam 1 kilogram madu manuka.
 
Manuka Health New Zealand melakukan pengukuran MGO secara akurat dengan menggunakan metode yang ditemukan oleh Prof. Thomas Henle dilaboratorium yang terakreditasi IANZ sesuai dengan ISO 17025, serta alat pengukur terbaru senilai Rp5 miliar.

Metode tersebut teruji memiliki tingkat validitas dan reliabilitas yang tinggi sehingga tidak dapat diragukan lagi. Namun, ada beberapa produk madu manuka yang beredar diuji di laboratorium independen yang belum tentu memiliki akreditasi, tidak menggunakan metode pengukuran yang tepat, serta tidak memakai alat ukur yang sesuai karena nilai investasi alat yang cukup besar.
 
Beberapa aspek yang penting untuk diperhatikan dalam memilih madu manuka asli New Zealand di antaranya adalah periksa label kemasan dan cermati sertifikat, atau akreditasi produk dari lembaga yang berwenang.

Pastikan produk madu manuka yang dibeli berlogo MGO untuk mendapatkan kualitas terbaik dari madu manuka.


(ROS)

Miryam: Sejak Awal Saya Kecewa

Miryam: Sejak Awal Saya Kecewa

28 minutes Ago

Miryam mengaku mendapat tekanan selama menjalani pemeriksaan di KPK dan menyesalkan sikap jaksa…

BERITA LAINNYA