OJK Turunkan Uang Muka Pembiayaan Kendaraan Bermotor

Angga Bratadharma    •    Minggu, 05 Jul 2015 09:26 WIB
ojkmultifinance
OJK Turunkan Uang Muka Pembiayaan Kendaraan Bermotor
Ilustrasi (MI/RAMDANI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendukung pemerintah dalam rangka menjaga pertumbuhan ekonomi nasional dengan mengeluarkan kebijakan penurunan uang muka pembiayaan kendaraan bermotor. 

Dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (5/7/2015), diungkapkan bahwa kebijakan ini dikeluarkan untuk dapat meningkatkan kembali pertumbuhan penjualan kendaraan bermotor dan secara makro dapat mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional. 

Pada triwulan I-2015, penjualan kendaraan bermotor mencatat pertumbuhan negatif masing-masing sebesar -15,36 persen untuk penjualan mobil dan sebesar -17,27 persen untuk penjualan motor. Kebijakan ini diharapkan mendukung pertumbuhan di lini tersebut.

Kebijakan tersebut ditetapkan melalui dua surat edaran yakni pertama, Surat Edaran OJK Nomor 19/SEOJK.05/2015 tentang Besaran Uang Muka (Down Payment) Pembiayaan Kendaraan Bermotor Bagi Perusahaan Pembiayaan. 

Kedua, Surat Edaran OJK Nomor 20/SEOJK.05/2015 tentang Besaran Uang Muka (Down Payment) Pembiayaan Kendaraan Bermotor Untuk Pembiayaan Syariah;yang mulai berlaku sejak tanggal 30 Juni 2015.

Melalui paket peraturan itu, OJK menurunkan besaran uang muka pembiayaan kendaraan bermotor bagi perusahaan pembiayaan, perusahaan pembiayaan syariah dan unit usaha syariah (UUS) perusahaan pembiayaan, mulai dari lima persen sampai dengan 10 persen. 

Kebijakan ini juga diharapkan dapat mendorong pengembangan industri pembiayaan syariah agar dapat berkontribusi secara lebih optimal terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Penyesuaian nilai uang muka pembiayaan yang berbeda bagi pembiayaan syariah diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pembiayaan kendaraan bermotor oleh perusahaan pembiayaan syariah dan UUS. 



(ABD)

Tim Dokter Pastikan Kondisi Setnov Mampu Jalani Sidang

Tim Dokter Pastikan Kondisi Setnov Mampu Jalani Sidang

40 minutes Ago

Terdakwa kasus korupsi ktp-el Setya Novanto menjalani sidang perdana. Dalam sidang tersebut, ti…

BERITA LAINNYA