2019, Pertamina Targetkan Kapasitas PLTP 907 Megawatt

Annisa ayu artanti    •    Minggu, 05 Jul 2015 16:22 WIB
pembangkit listrik
2019, Pertamina Targetkan Kapasitas PLTP 907 Megawatt
Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto (kiri) (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Pertamina (Persero) menargetkan pertumbuhan kapasitas pembangkit listrik panas bumi menjadi 907 Megawatt (Mw) hingga 2019.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto, pada saat peresmian PLTP Kamojang Unit 5 yang berkapasitas 1 x 35 MW. "Mengembangkan panas bumi memang tidak mudah. Terbukti kendati Indonesia memiliki potensi terbesar di dunia dengan 28.000 MW, baru kisaran lima peresn yang termanfaatkan," kata Dwi, dalam siaran persnya, di Jakarta, Minggu (5/7/2015).

Ia mengungkapkan, Pertamina akan selalu berkomitmen untuk mempercepat pemanfaatan panas bumi dan konsisten menjadi yang terdepan dalam melaksanakan pengembangan panas bumi di Indonesia.

Saat ini, Pertamina sedang melaksanakan proyek pengembangan panas bumi, meliputi PLTP Kamojang 5 (1x35 MW) dan Karaha (1x30 MW) di Jawa Barat, Ulubelu 3 & 4 (2x55 MW) di Lampung, Lumut Balai 1 dan 2 (2x55 MW) di Sumatera Selatan, Lahendong 5 dan 6 (2x20 MW) dan pembangkit skala kecil Lahendong 2x5 MW di Sulawesi Utara, Sibayak 1x5 MW di Sumatera Utara, Hululais 1 dan 2 (2x55 MW) di Bengkulu, Sungai Penuh 1 (1x55 MW) di Jambi.

"Proyek-proyek tersebut akan mulai beroperasi komersial secara bertahap mulai 2015 hingga 2019. Dengan tuntasnya proyek-proyek tersebut, Pertamina akan memiliki kapasitas sebesar 907 MW pada tahun 2019," tutup dia.


(ABD)