Terminal Rp11 Miliar Ini Mangkrak 11 Tahun

Iswahyudi    •    Minggu, 05 Jul 2015 18:25 WIB
terminal bus
Terminal Rp11 Miliar Ini Mangkrak 11 Tahun
Terminal Bus Bahurekso, Kendal. Foto: MTVN/Iswahyudi

Metrotvnews.com, Kendal: Terminal bus Bahurekso yang terletak di Desa Jenarsari, Kecamatan Gemuh, Kendal, Jawa Tengah mangkrak  hampir 11 tahun. Terminal yang menghabiskan dana hingga Rp11 miliar ini juga tak kunjung dioperasikan.

Terminal bus Bahurekso dibangun sejak 2005 lalu. Hingga kini pemerintah Kendal belum juga merampung izin kepengurusannya. Alhasil, pengaturan transportasi dalm kota dan luar kota tak tertata.

Sejumlah bus memilih menunggu penumpang di bekas Terminal Waleri yang saat ini dibangun menjadi ruang terbuka hijau. Jumlah bus yang puluhan membuat suasana di sana semakin semrawut, ditambah ada Pasar Waleri.

Sejumlah sopir bus belum mengetahui mengapa Terminal Bahurekso belum juga dioperasikan, padahal gedungnya sudah berdiri. Nuryanto, 42, sopir bus jurusan Semarang-Limpung, terpaksa menunggu penumpang di RTH Waleri.

“Fungsi terminal itu kan bukan hanya tempat berhenti dan berangkat, tapi juga mengatur keberangkatan bus atau angkutan lain. Nah, kalau terminalnya saja belum aktif bagaimana mengaturnya,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal, Subarso, membenarkan belum berfungsinya Terminal Bahurekso. Menurutnya, terminal tak beroperasi karena belum ada izin operasional dan izin trayek. Selain itu, belum ada peraturan daerah yang mengatur semua armada bus untuk masuk ke terminal tersebut.

"Belum ada Perda yang mengatur kalau bus yang lewat Kendal harus masuk ke terminal. Soalnya izinnya ke BPMPT (Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu). Padahal, masalah transportasi adalah tanggung jawab Dishub. Itu mungkin yang membuat izin dan perda belum keluar," katanya.


(UWA)