DPR Minta Standar Operasi Manajemen Bandara Dievaluasi

Wibowo    •    Minggu, 05 Jul 2015 19:56 WIB
kebakaran
DPR Minta Standar Operasi Manajemen Bandara Dievaluasi
Situasi setelah peristiwa kebakaran di Bandara Soetta--Foto: MTVN/Deny Irwanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Sejumlah pihak menyesalkan kasus kebakaran JW lounge di Terminal 2E Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu pagi. Pasalnya, peristiwa itu menyebabkan 30 jadwal penerbangan terlambat (delay).

Ketua Komisi V DPR Fary Djemi Francis mengatakan, seharusnya peristiwa semacam itu dapat diantisipasi. "Mustinya ini sudah bisa diantisipasi," jelas Fary saat dihubungi, Minggu (5/7/2015).

Dia tak habis pikir bandara Soekarno Hatta sebagai ikon dan bandara paling vital justru paling lemah manajemen krisisnya.

Kata dia, seharusnya pihak Angkasa Pura II lebih waspada dengan kejadian serupa. Apalagi saat ini moda transportasi angkutan udara sedang sibuk karena memasuki masa operasi angkutan lebaran.

Komisi V DPR yang membidangi perhubungan akan melakukan evaluasi mengenai standar operasi manajemen di bandara. "Kita (Komisi V DPR) minta untuk melakukan evaluasi standar operasi manajemen bandara," tegasnya.

Ia meminta Angkasa Pura II untuk memeriksa secara menyeluruh gerai makanan ataupun (lounge) yang beroperasi di bandara. Karena menyangkut aspek keselamatan dan keamanan.

Dia menegaskan, bila ditemukan pelanggaran maka izin beroperasi harus dicabut hingga pelarangan aktivitas di bandara. Selain pemeriksaan pada keberadaan counter di bandara, Fary juga meminta evaluasi para pekerja yang bertanggung jawab.


(MBM)