Ahok tak Berniat Legalkan Go-Jek

Wanda Indana    •    Selasa, 07 Jul 2015 09:24 WIB
gojek
Ahok tak Berniat Legalkan Go-Jek
ilustrasi Gojek. (Foto:MI/Panca)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama tidak berniat melegalkan Go-Jek dan GrabBike. Pasalnya, keberadaan jasa layanan ojek tidak diatur dalam undang-undang. Namun diakui, jasa mereka memberikan manfaat bagi masyarakat.
 
"Tidak ada rencana melegalkan, gelap-gelap saja," ujar Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2015).
 
Belakangan ini keberadaan Go-Jek dan GrabBike mendapat penolakan dari tukang ojek pangkalan dan operator angkutan umum lainnya, seperti Organda DKI. Kata Ahok, penolakan Organda DKI terhadap keberadaan Go-Jek karena persaingan usaha angkutan darat.
 
Ia menyarankan Organda mau ikut sistem Rp/kilometer yang akan diterapkan Pemerintah DKI. Dia juga meminta ojek pangkalan ikut bergabung dengan Go-Jek.  "Organda kalau mau bagus, harus ikut Rp/kilometer. Supaya enggak rugi," kata Ahok.
 
Ahok menyadari keberadaan ojek atau Go-Jek belum diatur dalam peraturan perundang-undangan. Namun, Organda diminta tak munafik. Sebab, diakui atau tidak, keberadaan angkutan umum roda dua itu sangat dibutuhkan untuk menembus kemacetan Ibu Kota.
 
Sebelumnya, Organda DKI menolak keberadaan ojek setelah adanya inovasi Go-Jek. Sebab, keduanya tak termasuk moda angkutan umum yang tercantum di UU LLAJ Nomor 22 Tahun 2009. Dalam aturan itu disebut, sepeda motor bukan angkutan umum orang dan barang.
 


(FZN)

Dalami Konten Video, Polisi Kembali Periksa Miryam Pekan Ini

Dalami Konten Video, Polisi Kembali Periksa Miryam Pekan Ini

4 hours Ago

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya akan kembali memeriksa Miryam S Ha…

BERITA LAINNYA