AS Desak Yunani dan Uni Eropa untuk Berkompromi

Willy Haryono    •    Selasa, 07 Jul 2015 11:28 WIB
ekonomi yunani
AS Desak Yunani dan Uni Eropa untuk Berkompromi
Gedung Putih di Washington, AS. (Photo: AFP / Mandel Ngan)

Metrotvnews.com, Washington: Amerika Serikat (AS) mendesak pemimpin Yunani dan Uni Eropa untuk berkompromi agar negara yang terlilit utang itu dapat tetap berada di zona Eropa. 

"Referendum (dana talangan) telah berakhir, tapi pandangan kami di sini, Gedung Putih, masih tetap sama," ucap juru bicara Josh Earnest, seperti diwartakan AFP, Senin (6/7/2015). 

"Uni Eropa dan Yunani perlu menyepakati sebuah paket reformasi dan pendanaan. Mereka harus melakukannya agar Yunani tetap menjadi bagian zona Eropa," sambung dia, 

Ini adalah komentar resmi pertama AS terkait referendum bailout Yunani, yang hasilnya keluar pada Minggu kemarin. Sebanyak 61 persen peserta referendum memilih "tidak" atau menolak pemberian bailout dari kreditur internasional.

Earnest mengatakan Presiden Barack Obama telah menelepon Presiden Prancis Francois Hollande agar tetap menjaga Yunani di zona Eropa. 

"Kedua pemimpin sepakat mencari jalan agar Yunani dapat melanjutkan reformasinya dan tetap berada di zona Eropa," sebut Earnest. 

Hollande dan Kanselir Jerman Angela Merkel, mengatakan pintu terbuka untuk kembali ke perundingan utang dengan Yunani, tetapi menyerukan Athena untuk membuat proposal serius.

"Pintu terbuka untuk diskusi dan itu sekarang terserah kepada pemerintah Alexis Tsipras untuk membuat proposal serius dan kredibel sehingga kemauan untuk tinggal di zona Euro dapat diterjemahkan ke dalam program yang kekal," kata Hollande.

"Saya menekankan fakta bahwa waktu hampir habis dan ada urgensi, urgensi untuk Yunani dan urgensi untuk Eropa," katanya setelah bertemu Merkel di Paris, sehari setelah pemilih Yunani menolak proposal dana talangan (bailout) oleh pemberi pinjaman internasional.


(WIL)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

5 hours Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA