Jalan Sehat Menuju Pemilu Jujur

- 07 April 2013 12:07 wib
MI/Atet Dwi Pramadia
MI/Atet Dwi Pramadia

Metrotvnews.com, Jakarta: "Ingat 9 April 2014!"

Kalimat bernada seruan ini terpampang di punggung ribuan warga berkaos putih yang memenuhi lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (7/4).

Warga dari berbagai daerah di Jakarta tersebut hadir untuk ikut serta dalam ajang bertema "Gerak Jalan Sehat Menuju Pemilu Jujur dan Adil" yang digelar Komisi Pemilihan Umum, pagi itu.

Ketua KPU Husni Kamil Malik, mengatakan ajang ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk menyosialisasikan pemilu secara masif. Selain di Ibu Kota, ajang serupa juga digelar di seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Tanah Air.

"Tema sentralnya mengenai tanggal pemungutan suara. Cara yang kita pakai olah raga yang merakyat. Selain semua warga bisa ikut, kita ingatkan juga kepada peserta pemilu mengenai prinsip kejujuran dan keadilan dalam olahraga," jelas Husni yang ditemui wartawan di sela-sela acara.

Selain dihadiri sejumlah komisioner KPU, acara gerak jalan di Jakarta juga dihadiri Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI (DPD) Irman Gusman, Menteri Koperasi dan UKM Syarif Hasan, dan Walikota Jakarta Pusat Syaifullah dan Ketua Museum Rekor Indonesia Jaya Suprana.

Dikatakan Husni, KPU menargetkan menjaring 300 ribu orang ikut serta dalam ajang itu, selain peserta inti yang mencapai 87.450 orang. Dengan begitu, sosialisasi bisa efektif sampai ke masyarakat paling bawah.

"Harapannya dengan sosialiasi semacam ini, partisipasi masyarakat akan meningkat di pemilu mendatang. Target kita pemilu nasional akan diikuti 75% dari pemilih yang resmi terdaftar," ujarnya lagi.

Pada tahun 2009, masyarakat yang berpartisipasi dalam pemilu hanya 71% dari jumlah daftar pemilih tetap. Angka ini menurun tajam dari pemilu tahun 2004 (84%) dan 1999 (90%). "Angka ini merupakan target rasional KPU di tengah turunnya partisipasi masyarakat dalam pemilukada," jelas Husni.

Husni mengingatkan satu tahun bukan jangka waktu yang lama untuk menyiapkan pemilu agar adil dan jujur. Oleh karena itu, semua pemangku kepentingan, baik itu parpol, penyelenggara pemilu dan masyarakat, harus saling bahu membahu dalam membenahi penyelenggaraan pesta rakyat lima tahunan tersebut.

"Satu tahun bukan waktu yang lama untuk kita menyiapkan diri memilih wakil kita. Jangan lupa siapa yang akan dipilih. Pilih secara tepat. Amankan suaranya supaya tidak hilang dan jangan salah nyoblos," ujarnya.

Ketua DPD RI Irman Guzman, yang ikut serta dalam ajang gerak jalan di Jakarta, menyambut baik strategi sosialisasi yang dilakukan KPU tersebut. Menurutnya, sosialisasi besar-besaran yang efketif akan membuat rakyat semakin sadar akan pentingnya pemilu dan berhati-hati memilih wakil mereka di Senayan.

"Kita inginkan demokrasi itu bukan hanya prosedural. Rakyatnya juga harus tahu apa saja yang terjadi dalam festival demokrasi ini. Kita dorong hal ini. Supaya nanti partisipasi masyarakat juga lebih tinggi dan mereka juga bisa ikut memantau jalannya persiapan pemilu," jelas Irman.

Dengan naiknya partisipasi masyarakat dan penyelenggaraan pemilu yang berjalan baik, menurut Irman, akan berimbas pada peningkatan kualitas anggota legislatif yang selama ini kerap menjadi sumber kritik masyarakat. "Kalau penyelenggaraan lebih baik, tentunya hasilnya juga akan lebih baik," tandasnya.

Di sela acara, Ketua Muri Jaya Suprana menganugerahkan rekor MURI kepada KPU karena menggelar ajang ini. Gerak jalan ini meraih rekor sebagai acara dengan jumlah peserta terbanyak yang tersebar di 411 daerah. "Acara ini bahkan mencetak rekor dunia. Belum pernah ada orang berkumpul sebanyak ini dalam rangka menyukseskan pemilu," ujar Jaya. (Christian Dior Simbolon)

()

Hamzah Haz--MI/Susanto

Hamzah Haz Hadiri Mukernas PPP

23 April 2014 15:47 wib

MANTAN Ketua Umum Partai Presatuan Pembangunan Hamzah Haz menghadiri Musyawarah Kerja Nasional PPP Ke-III,…