Mantan Penasihat KPK Sarankan Samad Cs Penuhi Panggilan Tipikor

Yogi Bayu Aji    •    Selasa, 07 Jul 2015 12:49 WIB
kpk
Mantan Penasihat KPK Sarankan Samad Cs Penuhi Panggilan Tipikor
Mantan penasihat KPK, Abdullah Hehamahua--MI/Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Mantan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdullah Hehamahua meminta Abraham Samad Cs memenuhi panggilan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Rencananya, mantan Ketua nonaktif KPK dan koleganya bakal menjadi saksi dalam sidang di Pengadilan Tipikor dengan terdakwa Sutan Bhatoegana.

"Ya enggak apa-apa, sebagai penegak hukum pimpinan KPK, jabatan dan penyidik KPK wajib hadir," kata Abdullah di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2015).

Menurut dia, selama pemanggilan itu resmi dari pengadilan pimpinan KPK tak punya alasan untuk tak memenuhinya. Dia menegaskan proses hukum harus diikuti lembaga antikorupsi. "Kecuali jika tidak mengikuti prosedur, tidak jelas surat panggilannya (bisa tidak hadir)," imbuh dia.

Majelis Hakim Tipikor Jakarta yang dipimpin Hakim Ketua Artha Theresia Silalahi memutuskan memanggil komisioner KPK dalam sidang Sutan Bathoegana. Pemanggilan ini atas permintaan Tim Penasihat Hukum Sutan yang dipimpin Eggi Sudjana. Komisioner KPK yang akan dipanggil, yakni Abraham Samad, Bambang Widjojanto, Busyro Muqoddas, Zulkarnain, dan Adnan Pandu Praja. Mereka yang menetapkan Sutan sebagai tersangka.

Pendapat berbeda disampaikan Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja. Adnan berharap Hakim Tipikor Artha Theresia dapat mengurungkan niatannya memanggil pimpinan lembaga antikorupsi. Pasalnya, kata dia, hal itu belum pernah terjadi dalam sejarah lembaga antikorupsi.

"Belum pernah (ada panggilan untuk bersaksi) dan saya harap tidak akan pernah terjadi," kata Adnan, 3 Juli lalu.

Adnan menjelaskan, hingga Jumat pekan lalu ia belum menerima surat panggilan untuk hadir sebagai saksi dalam sidang lanjutan Sutan Bhatoegana. Sidang Sutan bakal digelar Kamis, 9 Juli 2015. "Belum terima panggilan tuh. Nanti kita sikapi setelah ada surat panggilan," kata dia.


(YDH)