Hakim Gugurkan Gugatan Praperadilan Mantan Gubernur Papua

LB Ciputri Hutabarat    •    Selasa, 07 Jul 2015 15:35 WIB
praperadilan
Hakim Gugurkan Gugatan Praperadilan Mantan Gubernur Papua
Ilustrasi Sidang Praperadilan --MI/Barry Fatahillah

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggugurkan gugatan praperadilan yang dilayangkan mantan Gubernur Papua, Barnabas Suebu. Sebab, kasus korupsi yang membelit Barbanas tengah diperiksa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

"Mengadili, menyatakan, memutuskan gugatan praperadilan yang diajukan pemohon dinyatakan gugur demi hukum," ujar Hakim Tunggal Ganjar Pasaribu saat membacakan amar putusan di ruang sidang II, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2015).

Ganjar beralasan, perkara pokok atau a quo tengah diperiksa di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan. Barnabas selaku pemohon juga dikenakan biaya perkara. "Permohonan dinyatakan gugur, dan membebankan kepada pemohon untuk membayar biaya perkara sebesar Rp5 ribu," tegas Ganjar.

Menanggapi putusan tersebut, salah satu anggota tim kuasa hukum Barnabas, Wahyudi, menyatakan tetap fokus untuk menghadapi sidang di Pengadilan Tipikor. "Kami menghormati putusan pengadilan," kata Wahyudi singkat.

KPK menetapkan Barnabas sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus korupsi detail engineering design (DED) PLTA Sungai Memberamo, serta korupsi detail engineering design PLTA Danau Sentani dan Danau Paniai. Barnabas diduga merugikan negara sebesar Rp 43,362 miliar.

Perbuatannya diancam pidana Pasal 2 Ayat 1 Jo Pasal 18 atau Pasal 3 Jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 Jo Pasal 65 Ayat (1) KUHP. Tidak terima jadi tersangka, Barnabas melayangkan gugatan praperadilan.


(TII)