Tak Satupun Sahkan UU, DPR Kembali Reses

Surya Perkasa    •    Selasa, 07 Jul 2015 15:37 WIB
dpr
Tak Satupun Sahkan UU, DPR Kembali Reses
Sidang Paripurna DPR--Foto: Mohamad Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: DPR menggelar Paripurna Penutupan Masa Sidang ke-IV. Dari 39 Undang-Undang prioritas tahun ini, DPR baru melakukan enam harmonisasi aturan dan menetapkan tiga Rancangan UU inisiatif dewan.

"Selama masa sidang IV, DPR melaksanakan fungsi legislasi, antara lain mengevaluasi Prolegnas (program legislasi nasional) prioritas tahun 2015, menyetujui RUU usul inisiatif DPR, harmonisasi RUU, dan menerima RUU usul pemerintah," kata Ketua DPR Setya Novanto dalam Paripurna di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2015).

Tiga Rancangan Undang-Undang yang akan mulai dibahas di Komisi dan Panitia Kerja terkait yakni RUU Tabungan Perumahan Rakyat, RUU Penjaminan, dan RUU Larangan Minuman Beralkohol. Pembahasan dilakukan setelah RUU ini disetujui Presiden.

"Untuk selanjutnya dapat dibahas bersama antara pemerintah dengan DPR pada masa sidang yang akan datang," kata dia.

Selain tiga RUU yang akan segera dibahas, DPR juga telah memulai harmonisasi enam RUU. Enam RUU tersebut yakni RUU Pertanahan, RUU Jasa Konstruksi, RUU Pertembakauan, RUU Kebudayaan, RUU Perbukuan, dan RUU Pemberdayaan Nelayan, Pembudididaya Ikan dan Penambak Garam.

Sementara itu, DPR telah menerima empat RUU dari pemerintah untuk segera dibahas. Empat RUU tersebut, yakni RUU Merek, RUU KUHP, RUU Paten, dan RUU Penerimaan Negara Bukan Pajak.

"DPR melalui Badan Musyawarah sudah menetapkan alat kelengkapan dewan yang akan membahas bersama pemerintah. Keempat RUU itu akan dimulai pembahasannya pada masa sidang yang akan datang," kata politikus Golkar ini.

Sampai sidang ditutup tidak satupun UU yang disahkan menjadi aturan hukum baru. Baik UU yang berasal dari pengesahan RUU atau UU yang mensahkan Perppu.

Setya kemudian menutup Masa Sidang ke-IV DPR dan menyatakan dewan akan kembali ke daerah pemilihan mulai besok. Reses berlangsung dari 8 Juli hingga 13 Agustus 2015.

"Masa Persidangan berikutnya akan dimulai pada tanggal 14 Agustus 2015," kata Setya menutup sidang.


(MBM)