Jadi 'Jalur Maut', Dishub Jabar Upayakan Pemasangan Speed Limit di Cipali

Roni Kurniawan    •    Selasa, 07 Jul 2015 20:09 WIB
kecelakaan lalin
Jadi 'Jalur Maut', Dishub Jabar Upayakan Pemasangan Speed Limit di Cipali
Ilustrasi perangkat speed limit

Metrotvnews.com, Bandung: Tol Cipali yang diresmikan pada 14 Juni 2015 telah menelan 12 korban jiwa dari 53 kecelakaan. Salah satu faktor kecelakaan di 'jalur maut' itu yaitu jumlah rambu dan imbauan berkendara yang kurang di jalur sepanjang lebih 116 Km itu.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik, mengaku mengupayakan pencegahan kecelakaan di jalur yang menghubungkan Cikopo menuju Palimanan itu. Pihaknya tengah berkoordinasi untuk memasang perangkat pengintai laju kendaraan yang melintas di tol Cipali atau speed limit.

"Kami survei di lapangan, itu jalan relatif lurus semua. Jadi harus ada pemantauan yang namanya speed limit. Misal laju kendaraan wajar 60 - 100 Km per jam. Lebih dari itu, pengemudi harus ditilang," ujar Dedi saat ditemui di ruang kerjanya di Dishub Provinsi Jabar, Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Selasa (7/7/2015).

Dedi pun meminta petugas tol mengingatkan pengendara harus selalu waspada. Bila capai, pengendara sebaiknya beristirahat sejenak di rest area.

"Karena kalau hanya dengan himbau yang ada di jalur tol, mungkin mereka (pengendara) tidak terlalu peka. Karena kecelakaan kebanyakan pengendara lelah dan kurang beristirahat. Jadi untuk menghindari human error," beber Dedi.

Dedi menganggap cara itu penting sebab Tol Cipali menjadi jalur unggulan untuk pemudik dari arah barat menuju timur atau sebaliknya. Jarak tempuhnya panjang sehingga mengundang pengendara untuk menyetir dengan kecepatan tinggi.

Selain itu, rasa penasaran pemudik yang pertama kalinya ingin melalui tol Cipali disinyalir akan membludaknya jumlah kendaraan yang melintas di tol tersebut.

"Kita evaluasi kemarin, rest area itu harus dipercepat. Jadi nanti dari arah timur ada empat rest area dan dari arah barat ada empat juga. Karena diperkirakan ada kenaikan pemudik. Saat ini saja per harinya ada kurang lebih 68 ribu kendaraan yang melintas di Cipali," pungkasnya.


(RRN)