Kebal Krisis, Menkeu: Bukan Berarti Sektor Keuangan RI Santai

Suci Sedya Utami    •    Rabu, 08 Jul 2015 05:38 WIB
keuangan
Kebal Krisis, Menkeu: Bukan Berarti Sektor Keuangan RI Santai
Menkeu Bambang Brodjonegoro (MI IMMANUEL ANTONIUS)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menilai investor yang ada di Indonesia sudah kebal dengan kondisi pasar keuangan Tanah Air. Hal tersebut atas respon santai investor yang tetap menanamkan dananya di Indonesia.

Seperti diketahui, saat ini kondisi perekonomian Indonesia sedang tak kondusif bahkan cenderung melemah ditandai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Indeks harga saham gabungan (IHSG) pun kurang menggairahkan.

"Volatilitas di pasar keuangan semakin lama semakin sering. Dulu harga saham jatuh, yield SUN naik, frekuensinya jarang, setahun bisa dihitung. Sekarang itu sudah biasa. Tapi ada sisi bagusnya, kita seolah-olah lebih kebal terhadap gangguan di sektor keuangan. Oh saham turun, sudah biasa, toh nanti balik lagi," kata Bambang, saat mengisi acara di Soft Launching Indonesia Investment Club (IIC), di Hotel Sangri-La, Jakarta, Selasa (7/7/2015).

Namun demikian, lanjut Bambang, bukan berarti sektor keuangan Tanah Air juga boleh ikut bersantai. Dirinya meminta agar otoritas terkait tetap memperkuat sektor keuangan agar tak mudah goyah ketika diterpa gejolak ekonomi, terutama ancaman krisis.

Menurutnya, aalah satu yang harus diperkuat adalah sektor pasar modal. Saat ini, pasar modal Indonesia masih dikendalikan asing sehingga ada potensi 'goyang' jika banyak dana asing keluar dari pasar saham.

"Sekarang sudah banyak yang IPO tapi didominasi asing. Investor lokalnya terbatas. Jadi IIC ini mendorong banyak perusahaan ke pasar modal. Sayang kalau hanya mengandalkan asing. IIC ini diharapkan menggairahkan market, dan financing khususnya long term. Ini mimpi besar," pungkas Bambang


(ABD)