Belajar dari Kekalahan, KPK Yakin Menangkan Praperadilan Ilham Arief

Yogi Bayu Aji    •    Rabu, 08 Jul 2015 10:46 WIB
praperadilan
Belajar dari Kekalahan, KPK Yakin Menangkan Praperadilan Ilham Arief
Priharsa Nugraha. Foto: Rommy Pujianto/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: KPK hakul yakin dapat memenangkan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang diajukan bekas Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin. KPK belajar dari kekalahan pada praperadilan Ilham sebelumnya. 

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan, KPK memiliki bukti yang bisa membuktikan status tersangka Ilham.  "Putusan sebelumnya kami dinilai tidak sanggup menunjukan bukti. Kami akan tunjukan bukti-buktinya," kata Priharsa, dalam pesan singkat, Rabu (8/7/2015).

Menurut dia, KPK telah menetapkan Ilham Arief dalam surat perintah penyidikan (sprindik) baru. Ilham dijerat berdasarkan dua alat bukti yang sah. "Yang jelas belajar dari yang dulu karena buktinya, kita lengkapi (buktinya)," jelas dia.

Priharsa menjelaskan, dengan bukti-bukti ini KPK berharap tak kembali terjegal di praperadilan. Semuanya diserahkan kepada hakim. "KPK berharap, hakim dalam memutuskan gugatan praperadilan IAS (Ilham Arief Sirajuddin) sesuai dengan fakta-fakta di sidang praperadilan," kata dia.

lham sempat lepas dari status tersangka setelah berhasil memenangkan sidang praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada12 Mei 2015 lalu. PN Jakarta Selatan mengabulkan gugatan Ilham lantaran KPK dianggap tak cukup bukti dalam menetapkannya sebagai tersangka.

KPK kemudian kembali menetapkan Ilham menjadi tersangka dengan menerbitkan surat perintah penyidikan (Sprindik) baru. Dia dijerat dengan kasus yang sama, yakni, dugaan korupsi dalam pelaksanaan kerjasama rehabilitasi dan transfer kelola air di PDAM Makassar tahun 2006-2012.

Dalam kasus ini, Ilham Arief disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Ilham Arief kembali membuat membuat perlawanan. Dia mengajukan praperadilan, sidangnya pun tengah bergulir di PN Jakarta Selatan.


(KRI)

Sidang Perdana Praperadilan Fredrich Yunadi Digelar 12 Februari

Sidang Perdana Praperadilan Fredrich Yunadi Digelar 12 Februari

53 minutes Ago

Pengadilan Jakarta Selatan sudah menetapkan jadwal sidang perdana praperadilan mantan kuasa huk…

BERITA LAINNYA