Tidak Terima Dinon-palu, Hakim Nelson Datangi KY

- 08 April 2013 18:50 wib
MI/Solmi/zn
MI/Solmi/zn

Metrotvnews.com, Jakarta: Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi Nelson Sitanggang mendatangi Komisi Yudisial (KY) terkait penjatuhan hukuman indisipliner berupa hukuman nonpalu selama satu tahun. 

Nelson menganggap adanya keanehan dalam pemberian sanksi tersebut karena tidak menyebutkan secara jelas kesalahan yang dibuatnya. "Seharusnya disebutkan, saudara dihukum karena melakukan tindakan indisipliner dalam perkara nomor sekian," ujar Nelson yang ditemui di Gedung KY Jakarta, Senin (8/4).

Nelson menduga sanksi yang diterimanya akibat respons kebijakan yang dibuatnya pada 2004 dalam kasus pengadaan 2 unit mobil pemadam kebakaran dengan terdakwa mantan Wali Kota Jambi Arifien Manap. 

"Akhirnya saya menjadi bertanya apakah penjatuhan hukuman itu ada kaitan dengan kebijakan saya serta kebijakan majelis hakim dulu," katanya.

Karena itu, dirinya mendatangi KY untuk mencari keadilan dan sekaligus mempertanyakan keanehan tersebut. "Saya memohon bantuan KY, apakah dalam perkara ini saya patut dipersalahkan atau cuma cari alasan untuk menghukum saya," ujarnya.

Juru bicara KY Asep Rahmat Fajar menyebutkan, kedatangan Nelson ke KY untuk mendiskusikan kasus yang dialaminya, namun bukan untuk melaporkan tindakan Mahkamah Agung (MA). "Jadi bukan dalam rangka melaporkan pihak mana pun, atas sanksi nonpalu yang dijatuhkan oleh MA kepadanya," jelasnya.

Ia mengatakan, KY menghormati wewenang MA dalam memproses laporan masyarakat terhadap dugaan pelanggaran kode etik oleh hakim tersebut. Menurut Asep sanksi yang dijatuhkan MA berdasarkan pada hasil pemeriksaan terhadap hakim yang bersangkutan.

"Karena itu kami menyarankan kepada Nelson untuk langsung menanyakan alasan penjatuhan sanksi tersebut kepada MA agar lebih jelas, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman," pungkasnya. (Emir Chairullah)

()

Bakal calon presiden dari PDIP, Joko Widodo. -- Surya Perkasa

Teka-Teki Deklarasi Cawapres Jokowi

24 April 2014 21:51 wib

JOKOWI suguhkan teka-teki tentang cawapresnya.