Wakil Panglima TNI Jangan Sampai Ciptakan Matahari Kembar

Krisiandi    •    Rabu, 08 Jul 2015 11:14 WIB
tni
Wakil Panglima TNI Jangan Sampai Ciptakan Matahari Kembar
Muradi. Foto: Reno Esnir/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengajar politik pertahanan dan keamanan Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung Muradi menilai jabatan wakil panglima TNI bisa menciptakan matahari kembar. Itu karena panglima dan wakilnya sama-sama berpangkat jenderal bintang empat. 

"Karena dua-duanya bintang empat. Jika tidak diatur, bisa terjadi matahari kembar. Di sini, menurut saya butuh orang yang betul-betul tak punya ambisi politik luar biasa," kata Muradi saat dihubungi, Rabu (8/7/2015).

Kondisi berbeda ada di Polri. Pejabat yang menduduki kursi wakapolri berbintang tiga, sementara Kapolri bintang empat.  Untuk itu, kata dia, fungsi dan tugas pokok wakil panglima TNI harus dijelaskan pada aturan setingkat undang-undang. "Saya pikir memang harus ada revisi UU TNI untuk menjelakan fungsi wakil panglima. Keppres tak terlalu kuat," ujarnya.

Selain itu, kata dia, panglima harus memilih sosok yang pas yang benar-benar bisa mewakili panglima. Selain rekam jejak bersih. "Satu lagi, figur yang nantinya tak bermanuver, apalagi secara politik. Ini bisa membahayakan posisi panglima," ucapnya. 

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo menghidupkan kembali jabatan wakil panglima. Jabatan ini dihapus di era pemerintahan Abdurrahman Wahid. 

Nama wakil panglima, disebut Panglima TNI Jenderal Moeldoko, bukan dari Angkatan Darat. Sayangnya, Moeldoko enggan mengungkap nama-nama para calon.   



(KRI)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA