Uzoma Ulele Tak Dihukum Mati, Jaksa Depok Ajukan Banding

Antara    •    Rabu, 08 Jul 2015 11:36 WIB
narkoba
Uzoma Ulele Tak Dihukum Mati, Jaksa Depok Ajukan Banding
Ilustrasi. Foto: Irsan Mulyadi/Antara

Metrotvnews.com, Depok: Kejaksaan Negeri Kota Depok, Jawa Barat, mengajukan banding terhadap kasus kepemilikan sabu seberat 7 kg dan ganja 301,1 gram dengan terpidana warga negara Nigeria Uzoma Elele Alfa, 33. Jaksa menilai Uzoma seharusnya dihukum mati, bukan dipidana seumur hidup.  

"Kami secepatnya akan mengajukan memori banding," kata Jaksa pada Kejaksaan Negeri Kota Depok Yudha P. Sudijanto, di Depok, Rabu (8/7/2015) seperti dikutip Antara.

Ia mengatakan vonis seumur hidup yang diterima Uzoma telah mengusik rasa ketidakadilan. Seharusnya dia divonis mati sesuai dengan tuntutan.

"Dia memang layak dihukum mati dengan kejahatan narkoba yang dilakukannya, apalagi dia merupakan jaringan sindikat internasional," ujarnya.

Sebelumnya Pengadilan Negeri Kota Depok memvonis terdakwa kasus pengedar sabu seberat 7 kg dan ganja 301,1 gram, Uzoma Elele Alfa (33) hukuman seumur hidup.

"Terdakwa dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman seumur hidup," kata Ketua Majelis Hakim, Hariono.

Hariono memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk berdiskusi dengan kuasa hukumnya apakah menerima atau banding atas putusan tersebut.

"Silakan saudara berdiskusi dengan pengacara," kata Hariono.

Hasil diskusi beberapa menit dengan pihak kuasa hukumnya terdakwa Uzoma Elele Alfa akhirnya menerima putusan sidang tersebut. "Kami menerima hukuman tersebut," kata Uzomo melalui penerjemahnya.

Uzoma dituntut hukuman mati oleh Kejaksaan Negeri Depok pada sidang sebelumnya. Tetapi putusan hakim menyatakan Uzoma divonis seumur hidup. Uzoma Elele Alfa, warga Nigeria ini dibekuk tim Penindakan Orang Asing yang terdiri dari Imigrasi dan BNN Kota Depok, 16 September 2014.

Dari tangan pria berkulit hitam ini, petugas menemukan ribuan gram sabu dan ganja yang tersimpan di dalam CCTV dan kereta bayi.


(KRI)