Mahathir Dituduh di Balik Tuduhan Korupsi PM Malaysia

Fajar Nugraha    •    Rabu, 08 Jul 2015 11:59 WIB
najib razak
Mahathir Dituduh di Balik Tuduhan Korupsi PM Malaysia
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Kuala Lumpur: Sosok Mahathir Mohamad masih penting untuk Malaysia, namun beberapa hari terakhir muncul suara agar Mahathir ditangkap. Hal itu terkait dengan tuduhan korupsi yang dialami oleh Perdana Menteri Malaysia Najib Razak.

PM Najib sebelumnya dilaporkan menerima uang sebesar USD700 juta atau sekira Rp9,3 triliun. Dana tersebut masuk ke rekening pribadi Najib dari 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Mahathir pun dituduh terlibat dalam laporan yang dikeluarkan oleh media Amerika Serikat (AS) the Wall Street Journal (WSJ) pekan lalu. Namun suara untuk melakukan penangkapan Mahathir dipandang tidak tepat.

"Rampungkan dulu penyelidikan (kasus tuduhan korupsi PM Najib). Saat ini penyelidikan baru dimulai, seharusnya bisa dilakukan lebih cepat. Biarkan mereka (polisi) melakukan penyelidikan dan lihat kebenarannya," ujar mantan Inspektur Jenderal Polisi Malaysia Tan Sri Musa Hassan, seperti dikutip Astro Awani, Rabu (8/7/2015).

"Jika ada kebenaran dalam tuduhan itu, maka polisi harus mengambil tindakan," imbuh Musa.

Sebelumnya, Direktur Global Moderates Movement (GMM) Saifuddin Abdullah mengatakan, polisi harus menangkap Mahathir, jika dirinya berada di balik laporan yang dikeluarkan WSJ itu.

Sementara Menteri Besar Kedah Datuk Seri Mukhriz Mahathir menolak tuduhan yang diarahkan kepada ayahnya.

Sedangkan PM Najib menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menerima dana atas dasar kepentingan pribadi. Menurutnya, tuduhan ini tidak lain sebagai upaya untuk melakukan sabotase politik dengan tujuan melengserkan perdana menteri yang terpilih secara demokratis.
 


(FJR)