Analis Prediksi Harga Emas Stagnan Lima Tahun Mendatang

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 08 Jul 2015 16:45 WIB
harga emas
Analis Prediksi Harga Emas Stagnan Lima Tahun Mendatang
tambang emas (ANTARA FOTO,Adeng Bustomi)

Metrotvnews.com, Jakarta: Harga emas diperkirakan akan stagnan dalam lima tahun mendatang di posisi USD1.100 per troy ounce, tidak seperti prediksi yang sebelumnya bisa mencapai USD1.200 per troy ounce.

"Harga emas diprediksi bisa stagnan di lima tahun mendatang di USD1.100 per troy ounce, hanya dijajaran itu saja tidak akan mencapai USD1.200 per troy ounce," ujar analis PT Investa Saran Mandiri, Hans Kwee, ketika ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (8/7/2015).

Dia mengingatkan emiten pertambangan emas juga akan mengalami pelemahan. Sehingga harus ada langkah khusus untuk mengantisipasi harga emas yang tetap stagnan tersebut.

Adapun penyebab harga emas tetap stagnan karena akan ada kenaikan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed). Sehingga banyak investor yang mengalihkan investasinya kepada mata uang save haven seperti franc Swiss, yen (Jepang), dolar AS.

Harga emas dunia yang sempat menyentuh posisi USD1.900 per troy ounce di 2012 merupakan harga tertinggi emas, dan selanjutnya akan turun selama delapan tahun berikutnya.

"Bahkan saat ini harga emas sudah turun, sekarang di posisi USD1.154 per troy ounce," pungkas dia.



(SAW)