Busyro: Gandeng Aktivis Daerah Periksa Rekam Jejak Capim KPK

Ahmad Mustaqim    •    Rabu, 08 Jul 2015 16:56 WIB
capim kpk
Busyro: Gandeng Aktivis Daerah Periksa Rekam Jejak Capim KPK
Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Busyro Muqoddas. Foto: Antara/Yudhi Mahatma

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Mantan Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas meminta Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK menggandeng organisasi antikorupsi di daerah masing-masing calon untuk mengetahui rekam jejak mereka. Menurut Busyro, KPK saat ini membutuhkan pimpinan yang independensinya terjaga serta memiliki keberanian merombak tatanan yang tidak benar.

"KPK perlu masuk pada jantung korupsi. Caranya, lakukan kajian sistem tata kelola dan regulasi pemerintahan dengan menggendeng lembaga lain. KPK harus punya kajian bersama. Tak hanya ke hilir, KPK juga perlu ke hulunya," kata Busyro, di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Rabu (8/7/2015).

Direktur Advokasi Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, Oce Madril, meminta kepolisian dan kejaksaan tidak mengintervensi kerja Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK.

Meskipun, ia mengakui dalam tingkat penyidikan, KPK juga membutuhkan kepolisian dan jaksa. "Misalnya ada pimpinan yang ngomong, 'Ini calon resmi dari kami.' Semua harus mengikuti proses dan aturan undang-undang," kata Oce.

Ia juga meminta Pansel Capim KPK juga tidak memberikan perlakuan istimewa terhadap perwakilan kepolisian dan kejaksaan. Proses seleksi, kata dia, tidak boleh ada diskriminasi antara calon satu dengan yang lain.

"Hak mendaftar memang tidak boleh dilarang. Namun, Pansel juga harus mencari orang yang benar-benar memenuhi syarat dan menelusuri integritasnya," ucapnya.


(UWA)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

4 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA