'Penculik' Angeline Diduga Bernama Bambang Setiawan

Arnoldus Dhae    •    Rabu, 08 Jul 2015 17:51 WIB
penemuan jenazah angeline
'Penculik' Angeline Diduga Bernama Bambang Setiawan
Seorang siswi SD di Solo berdoa untuk Angeline, Ant/ Maulana Surya

Metrotvnews.com, Denpasar: Sebuah pesan singkat (SMS) dari nomor Yvonne, putri kandung Margriet C Megawe, menyebutkan adik angkatnya, Angeline, menjadi korban penculikan. Pelaku mengirim SMS yang meminta Yvonne mentransfer uang tebusan ke rekening atas nama Bambang Setiawan.

Pernyataan itu disampaikan seorang saksi dalam kasus pembunuhan Angeline, Christoper Burn. Christoper mengaku Yvonne menyampaikan SMS itu kepadanya.

Pengacara keluarga kandung Angeline, Harris Artur Hedar, mencurigai SMS tersebut. Yvonne menerima SMS itu pada pukul 13.41 Wita, 17 Mei 2015. Yvonne lalu meneruskan pesan singkat itu dan Christoper menerimanya pada 13,42 Wita.

Christoper kemudian bertanya apakah Yvonne sudah melaporkan kejadian itu ke polisi. "Yvonne mengatakan sudah lapor. Ini bohong, karena ternyata jeda waktu dari SMS penculik ke HP Yvonne dengan meneruskan pesan itu ke Christoper hanya berselang satu menit. Kapan dia melaporkannya," ujar Harris di Denpasar, Bali, Rabu (8/7/2015).

Christoper mencurigai pengakuan Yvonne. Sehingga niat Christoper untuk menyumbangkan dana tebusan atas Angeline pun batal.

Harris pun meminta polisi menyelidiki nama Bambang Setiawan yang dicurigai sebagai penculik. "Apakah ini rekayasa atau tidak, kita serahkan kepada penyidik. Karena Christoper bersaksi untuk kasus pembunuhan, bukan untuk kasus penelantaran," kata Harris.

Selain itu, keluarga angkat menggalang dana sehari setelah Angeline hilang, yaitu 17 Mei 2015. "Dari mana dia tahu penculik Angeline minta uang, kalau ternyata Angeline sudah mati," ujar Harris.

Harris menduga Yvonne tahu soal kematian Angeline. Namun Harris menegaskan dirinya menyerahkan dugaan itu ke penyidik Polresta Denpasar.


(RRN)