Bayi Nauval Diculik, Dinkes Sumedang: Kami Sangat Sesalkan

Ismail    •    Rabu, 08 Jul 2015 18:03 WIB
penculikan
Bayi Nauval Diculik, Dinkes Sumedang: Kami Sangat Sesalkan
Nani dan Priatna kehilangan anak mereka yang diculik di RSUD Sumedang, Metrotvnews.com/ Ismail

Metrotvnews.com, Sumedang: Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumedang, Jawa Barat, angkat bicara soal seorang perempuan yang mengaku sebagai pegawai di dinas tersebut untuk menculik bayi Nauval Ramadan di RSUD Sumedang.

"Kami sangat menyesalkan adanya orang tak bertanggung jawab yang melakukan penculikan terhadap bayi Nauval dan mengatasnamakan Dinas Kesehatan Sumedang," ujar Kepala Dinas Kesehatan Sumedang, Agus Rasjidi, Rabu (8/7/2015).

Memang, Agus mengaku seorang pegawainya bernama sama dengan penculik, yaitu Khoerunisa. Bila melihat hasil penyelidikan polisi, usia dan perawakan tubuh dua orang itu berbeda.

"Khoerunisa sebelumnya menjadi Bidan di Kecamatan Darmaraja, dan sudah sejak 5 bulan yang lalu berpindah kerja ke RSUD Sumedang. Namun dilihat dari segi perawakan serta usia sangat berbeda jauh," katanya.

Selain itu, Agus menyebutkan tak ada prosedur pegawai Dinas Kesehatan yang mengantar atau menjemput warga yang mendapatkan bantuan dari pemerintah.

"Namun harus melalui pemerintah Desa setempat yang disetujui oleh pihak Kecamatan dan harus di daftarkan ke Dinas Sosial," kata Agus.

Atas kejadian tersebut, Agus mengharapkan agar masyarakat tidak mudah percaya apabila ada petugas yang mengaku dari dinas kesehatan untuk membantu memberikan bantuan dalam bentuk apapun.

Pada 7 Juli 2015, Seorang perempuan mengaku bernama Khoerunisa dan petugas Dinas Kesehatan mendatangi tempat tinggal Nani Maryani dan Priatna Kurni. Pelaku mengatakan bayi Nauval yang baru berusia 12 hari itu mendapat bantuan pemerintah.

Syaratnya, bayi Nauval dibawa ke RSUD Sumedang untuk pendataan. Pasangan suami istri yang menikah setahun lalu itu pun setuju. Mereka kemudian bersama-sama mendatangi RSUD Sumedang.

Saat Nani dan Priatna lengah, pelaku beraksi. Ia membawa bayi Nauval menjauh dari orang tuanya. Nani dan Priatna pun sadar bahwa bayi mereka diculik.
 


(RRN)