PLN: Krisis Listrik Sumut Berakhir 2019

Antara    •    Rabu, 08 Jul 2015 18:42 WIB
listrik
PLN: Krisis Listrik Sumut Berakhir 2019
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

Metrotvnews.com, Medan: PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengakui krisis listrik di Sumatera Utara (Sumut) baru akan teratasi pada 2019 dan itupun terjadi kalau pembangunan pembangkit listrik sesuai rencana.

"Kalau dewasa ini masih ada pemadaman memang karena masih ada krisis. Pemadaman listrik yang masih terjadi termasuk di Ramadan juga akibat semakin tinginya beban puncak atau sudah mencapai 1.850 megawatt," kata Direktur PLN Nasri Sebayang, di Medan, Rabu (8/7/2015).

Dia mengatakan hal itu usai jajaran PLN dipanggil Wakil Gubernur H T Erry Nuradi untuk menjelaskan soal pemadaman listrik yang terus terjadi di Ramadan dan sudah mendapat protes dari masyarakat.

Menurut Nasri, beban puncak terus bertambah, sementara cadangan tidak mencukupi di tengah adanya gangguan satu unit PLTU Nagan Raya akibat  dalam tahap  pemeriksaan tahun pertama. Dia menjelaskan, sudah menjadi ketentuan setiap  pembangkit pada waktunya harus dihentikan operasionalnya untuk diperiksa.

Idealnya cadangan listrik di suatu daerah minimal 30 persen dari beban puncak atau di Sumut harus 550 MW. Sementara di Sumut, cadangan listrik hanya sekitar 100 MW. "Kondisi itu akibat  pertumbuhan ketenagalistrikan di Sumut yang per tahun masih rendah di bawan beban puncak," jelasnya.

Pertumbuhan ketenagalistrikan di Sumut hanya enam persen sampai dengan tujuh persen, sementara beban puncak tumbuh cukup pesat hingga 12 persen. "Makanya, Sumut harus memperbanyak jumlah pembangkit," pungkasnya.


(ABD)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA