Cara Memberi Dukungan Untuk Anak Korban Bully

   •    Rabu, 08 Jul 2015 19:28 WIB
keluarga
Cara Memberi Dukungan Untuk Anak Korban Bully
Foto: livescience.com

Metrotvnews.com: Tidak ada yang lebih menyakitkan bagi orangtua daripada mengetahui bahwa anaknya telah menjadi korban bully (intimidasi). Seperti diketahui, bullying saat ini menjadi lebih umum daripada yang dibayangkan orang.

Bullying bisa sangat mempengaruhi suasana hati anak, keterampilan sosial dan kegiatan sehari-harinya. Ada sebagian orang tua menganggap kalau intimidasi pada anak bisa membuat mereka lebih 'tegar' dan 'kuat'.

Tapi ada saatnya di mana orang tua juga harus turun tangan membantu anaknya. Berikut beberapa hal yang perlu diingat saat anak Anda menjadi korban bully.

- Berbicara padanya
Bila Anda menemukan bahwa anak Anda telah menjadi korban bullying, duduk dan berbicara dengan mereka secara lembut. Kebanyakan anak-anak akan ragu-ragu untuk mengungkapkan kejadian tersebut karena merasa takut dan malu.

Anda harus membujuk mereka untuk memberitahu Anda bagaimana rincian kejadiannya tetapi jangan sampai memaksa dengan keras karena anak Anda bisa tertekan. Biarkan mereka tahu bahwa Anda berada di sana untuk mendengarkan keluh kesahnya dan jika anak Anda perlu waktu membicarakannya, bersabarlah menunggu.

- Ingatkan anak tertua Anda (jika ada)
Jika salah satu dari anak-anak Anda semakin ditindas di sekolah atau di lingkungan rumah Anda, maka Anda perlu memberitahu anak Anda yang lebih tua untuk lebih memperhatikan adiknya dan memperingatkan orang-orang yang telah membully-nya. Hasilnya akan menakjubkan, mereka akan dengan sendirinya berhenti melakukan bullying karena merasa takut dengan peringatan kakaknya.

- Temui orangtua pelaku
Jangan ragu untuk menemui orangtua pelaku bully jika Anda menganggap hal-hal yang dilakukannya sudah di luar kewajaran. Setelah itu, biarkan orang tua tersebut yang menegur anaknya secara langsung. Itu sangat ampuh, karena anak akan cenderung mengikuti apa yang dikatakan orang tuanya.

- Tanamkan rasa percaya diri
Apabila Anda menemukan bahwa anak Anda khawatir jika melawan para pembully, takut mendapatkan hukuman dari guru atau orang lain. Maka yang perlu Anda lakukan menanamkan rasa percaya diri kepada mereka.

Katakan bahwa tidak apa melawan mereka yang menganggu dia tanpa alasan. Anda juga perlu memperingatkan bahwa jika melawan para pembully, maka mereka akan takut untuk melakukan bully lagi terhadapnya karena anak Anda ternyata bukan orang yang lemah. (Times of India)


(AWP)