Yang Ditangkap KPK adalah Penyidik Direktorat Pajak

- 09 April 2013 21:17 wib
Pargono Riyadi--ANTARA/Wahyu Putro A/zn
Pargono Riyadi--ANTARA/Wahyu Putro A/zn

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dalam dugaan pengemplangan pajak, oleh pegawai Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Direktorat Pajak.

Mereka yang ditangkap adalah PPNS Direktorat Pajak Jakarta Pusat, PR, dan pihak swasta RT yang diduga sebagai perantara. Mereka ditangkap di pintu selatan Stasiun Gambir sekitar pukul 17.00 WIB.

Di lain pihak KPK pun menangkap AH yang merupakan wajib pajak dan diduga sebagai pihak yang memerintahkan RT. AH sendiri ditangkap di rumahnya di Jalan Tole Iskandar, Depok, Jawa Barat, sekitar 17.10.

Dugaan sementara, OTT yang dilakukan KPK terkait dengan upaya pengurusan pajak pribadi.

"Pemberian dana diduga terkait upaya pengurusan pajak. KPK punya waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukumnya," kata juru bicara KPK Johan Budi, Selasa (9/4).

Dalam OTT tersebut KPK menyita satu kantong plastik uang yang dibawa Rukimin dalam pecahan Rp100 ribu. Jumlahnya dan masih dalam proses penghitungan. Diperkirakan mencapai ratusan juta.

Diketahui, AH adalah seorang pengusaha yang bergerak di bidang otomotif sebagai penyedia peralatan dan perlengkapan balap, juga merupakan orang ternama di kancah olahraga otomotif indonesia, khususnya roda dua. (Hafizd Mukti)

()

EMRON menyampaikan maaf mewakili Suryadharma Ali terkait kisruh internal partai berlambang kabah itu.