Dirjen Pajak: Ini Suap, bukan Pemerasan

- 09 April 2013 21:47 wib
ANTARA/Wahyu Putro A/zn
ANTARA/Wahyu Putro A/zn

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Fuad Rahmany mengatakan, dua orang pegawainya yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi diduga menerima suap. Ia membantah keduanya melakukan pemerasan.

"Bukan pemerasan melainkan menerima suap. Jadi yang ditangkap sore hari ini kedua belah pihak yaitu petugas pajak dan penyuapnya yaitu dari pihak perusahaan wajib pajak," terang Fuad pada Media Indonesia, Selasa (9/4) malam.

Penangkapan tersebut diapresiasi Ditjen Pajak sebagai langkah yang efektif menimbulkan efek jera pegawai pajak yang nakal. Fuad juga mengatakan, internal Ditjen Pajak tengah melakukan upaya pembersihan diri dari pegawai nakal.

"Kami memang akan terus melakukan penangkapan terhadap petugas pajak yang masih nakal dan menerima suap atau gratifikasi dlm rangka reformasi DJP," katanya lagi.

Sebagaimana diketahui, KPK melakukan penangkapan tiga tersangka atas kasus pajak. Juru bicara KPK Johan Budi mengatakan, penyidik masih mendalami apakah kasus ini penyuapan atau pemerasan. (Gayatri)

()

CAWAPRES muda ini dapat menjadi cikal bakal regenerasi partai berlambang pohon beringin tersebut pada…