Motor Pertumbuhan Ekonomi Bukan Lagi Komoditas

Desi Angriani    •    Kamis, 09 Jul 2015 16:10 WIB
ekonomi indonesia
Motor Pertumbuhan Ekonomi Bukan Lagi Komoditas
Ilustrasi tambang batu bara. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan jika motor pertumbuhan ekonomi (growth engine) Indonesia bukan lagi dari sektor komoditas.

Demikian disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan di acara Dialog ISEI Bertajuk Presiden Menjawab Tantangan Ekonomi, di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (9/7/2015).

"Growth engine dari komoditas mentah sudah tidak bisa diandalkan lagi, harus masuk ke hilirisasi dan industrialisasi. Komoditas enggak bisa membawa kemakmuran lagi," tegas dia.

Adapun sektor komoditas saat ini memang tidak bisa dijadikan harapan, seperti komoditas nikel, batu bara, timah, dan masih banyak lagi. Namun, menurut Jokowi, growth engine baru belum bisa bangkit sepenuhnya, karena ekonomi Indonesia beberapa tahun kemarin menuju tren tidak sustainable.

"Kredit perbankan 20 persen per tahun, sementara ekonomi 5-6 persen, kredit konsumsi seperti beli motor atau mobil sudah berlebihan. Spekulasi properti bangun mal sampai rumah mewah harus hati-hati," beber dia.


(AHL)