Jokowi: Reformasi Ekonomi Tak Bisa Ditunda

Desi Angriani    •    Kamis, 09 Jul 2015 16:37 WIB
reshuffle kabinet
Jokowi: Reformasi Ekonomi Tak Bisa Ditunda
Presiden Jokowi. AFP PHOTO / POOL

Metrotvnews.com, Jakarta: Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang melambat mengharuskan pemerintah merombak jajaran menteri Kabinet Kerja. Perombakan itu sudah mendesak dilakukan.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan di acara Dialog ISEI bertajuk "Presiden Menjawab Tantangan Ekonomi" di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (9/7/2015).

Presiden Jokowi bahkan memberi sinyal akan mempercepat penggantian tim ekonomi di Kabinet Kerja. Dia menyebut sudah tidak bisa menunda terlalu lama.

"Satu hal yang saya amat yakin kita sekarang benar-benar tidak bisa menunda untuk melakukan reformasi ekonomi secara fundamental. Saat ini harus mendalam dan menyeluruh. Meskipun sakit dan pahit, kita tidak boleh menunda, tidak ada kemajuan tanpa pengorbanan," jelas Jokowi.

Lalu, mengapa harus ada perombakan kabinet? Jokowi melihat, saat ini pertumbuhan kredit perbankan tercatat sebesar 20 persen per tahun. Sementara pertumbuhan ekonomi berada di kisaran lima sampai enam persen.

"Kredit konsumsi seperti beli motor atau mobil sudah berlebihan. Spekulasi properti, bangun mal sampai rumah mewah harus hati-hati," kata dia.


(AHL)