Investor Kanada Investasi Bangun Bandara Buleleng

Arnoldus Dhae    •    Kamis, 09 Jul 2015 18:21 WIB
bandara
Investor Kanada Investasi Bangun Bandara Buleleng
Ilustrasi. ANTARA,Ismar Patrizki

Metrotvnews.com, Denpasar: Pemerintah Provinsi Bali mengeluarkan surat rekomendasi untuk Airports Kinesis Consulting (AKC) Kanada melakukan feasibility study (FS) pembangunan Bandara International Buleleng (BIB).

Rekomendasi yang ditandatangani Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, diterima perwakilan Airports Kenesis di Bali, I Made Mangku dan tim, Kamis, (9/7) pukul 15.30 Wita di ruang Sespri Gubernur Bali.

Made Mangku Pakista berjanji segera memproses dan menandatangani surat permohonan untuk melakukan kajian terhadap pembangunan BIB dengan konsep pembangunan di lautan lepas (of shore).

Surat tertanggal 9 Juli itu ditujukan kepada Trade Commissioner Kedutaan Besar Canada yang ditembuskan kepada tiga instansi, Menteri Perhubungan RI, di Jakarta, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI di Jakarta, dan Bupati Buleleng di Sangaraja.  

Sebelum melakukan studi kelayakan investor  terlebih dahulu berkordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Pemkab Buleleng. Studi kelayakan sudah diselesaikan selambat-lambatnya 31 Desember 2015.

I Made Mangku memaparkan, pembangunan BIB akan dilakukan di atas laut dengan cara direklamasi. Pembangunan Bandara ini akan menghabiskan dana sebesar Rp30 triliun. Hingga saat ini, sudah disiapkan 80 persen dana dari total biaya pembangunan Bandara.

“Luasan lahan yang direncanakan dalam jangka pendeknya mencapai 600 hektar. Lahan itu untuk landasan pacu 2 line. Untuk jangka menengah 900 hektar. Sehingga, nantinya secara keseluruhan akan memanfaatkan lahan seluas 1.400 hektare, yang dilakukan melalui reklamasi laut, dengan jarak dari bibir pantai mencapai 125 meter,” kata dia.

I Made Mangku mengatakan penjelasan ini memberikan pemaparan untuk mendapatkan dukungan dari Pemerintah Buleleng dan masyarakat Buleleng secara umum. Sehingga dari dukungan ini akan digunakan sebagai dasar untuk memperoleh rekomendasi dari Pemerintah Provinsi Bali.

“Kami dari AKC hanya memberi pemaparan terkait rencana ini. Masyarakat dan tokoh di Buleleng juga sudah mendukung. Sekarang tinggal mencari proses izinnya saja. Kami sudah siap dari segi financial karena di-back up oleh Kedutaan Besar Kanada,” terangnya.


 


(SAW)

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

6 hours Ago

KPK kembali memeriksa mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman. Irman diperiksa sebagai saksi un…

BERITA LAINNYA