Produksi Bukit Tua Naik, Target Produksi APBNP Diyakini Tercapai

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 10 Jul 2015 08:49 WIB
skk migas
Produksi Bukit Tua Naik, Target Produksi APBNP Diyakini Tercapai
Ilustrasi. ANTARA FOTO/Dhoni Setiawan/

Metrotvnews.com, Jakarta: Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) meyakinkan produksi minyak Bukit Tua, Blok Ketapang dengan operator Petronas Carigali Ltd. akan terus beranjak naik hingga 2016. Sehingga dapat membantu memenuhi pencapaian target produksi APBN-P 2015.

Humas SKK Migas Elan Biantoro mengatakan produksi minyak di Bukit Tua akan sampai pada puncaknya di 2016 yakni sebesar 20.000 barel per day (bph).

"Produksi puncak sebesar 20.000 barel minyak per hari baru dicapai pada 2016," kata Elan melalui siaran tertulisnya, Jakarta, Jumat (10/7/2015).

Menurutnya, sejak produksi pertama (onstream), secara bertahap produksi blok ini terus meningkat. Bukit Tua, saat ini tingkat produksinya sebesar 5.500 barel minyak per hari dan diperkirakan akan terus beranjak naik. Ia mengungkapkan dengan prediksi produksi yang akan mengalami puncak, Bukit tua ini secara tidak langsung telah mendukung pencapaian target produksi migas nasional.

"Untuk mendukung pencapaian target produksi migas nasional," katanya.

Lebih lanjut, tambah dia, SKK Migas juga tetap optimistis target lifting minyak yang tercantum dalam APBN-P masih dapat dicapai dengan adanya peningkatan produksi ini. "Dengan adanya tambahan produksi ini, kami optimistis target APBN-P dapat tercapai," ujarnya.

Sebagai informasi, menurut data SKK Migas per 30 Juni 2015, lifting minyak bumi tercatat sebesar 763.600 barel per hari atau 92,6 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) sebesar 825.000 barel per hari.


(AHL)

Eks Dirut PNRI Sempat Terdiam saat Ditanya Peran Andi Narogong

Eks Dirut PNRI Sempat Terdiam saat Ditanya Peran Andi Narogong

36 minutes Ago

Mantan Direktur Umum PNRI, Isnu Edhi Wijaya menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus korupsi K…

BERITA LAINNYA