Emas Antam Naik Rp1.000, Emas Dunia Malah Lemah

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 10 Jul 2015 11:15 WIB
harga emas
Emas Antam Naik Rp1.000, Emas Dunia Malah Lemah
ILUSTRASI: AFP PHOTO

Metrotvnews.com, Jakarta: Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik Rp1.000 per gram setelah selama satu pekan berturut-turut bergerak stabil di posisi Rp550.000 per gram.

Mengutip laman Logam Mulia milik Antam, Jumat (10/7/2015), harga emas perdagangan hari ini naik Rp1.000 per gram menjadi Rp551.000 per gram. Sementara harga pembelian kembali (buy back) juga naik Rp1.000 ke Rp494.000 per gram.

Di sisi lain, harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Kamis (Jumat pagi WIB), setelah risalah dari pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bulan sebelumnya. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus turun USD4,3 atau 0,37 persen menjadi USD1.159,20 per ounce.

Logam mulia berada di bawah tekanan setelah Komite Pasar Terbuka Federal AS merilis risalah pertemuan bulan sebelumnya. Investor  mengamati dengan seksama tanda-tanda bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga untuk pinjaman bank. Semula para investor memperkirakan kenaikan suku bunga pada Juni namun karena beberapa laporan tingkat pekerjaan yang dirilis lebih lemah dari yang diharapkan, perkiraan telah didorong kembali ke September.

Laporan ini menyokong pendukung klaim itu. Indeks dolar AS naik 50 persen menjadi 96,69 pada pukul 18.15 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.

Sedangkan untuk harga perak untuk pengiriman September naik 19,8 sen atau 1,31 persen, menjadi USD15,361 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun USD13,4 atau 1,29 persen, menjadi USD1.022,40 per ounce.


(AHL)