Menkeu: Yunani dan Tiongkok Pengaruhnya Kecil ke Indonesia

Suci Sedya Utami    •    Jumat, 10 Jul 2015 15:09 WIB
Menkeu: Yunani dan Tiongkok Pengaruhnya Kecil ke Indonesia
Ilustrasi Yunani -- Reuters/Alkis Konstantinidis

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro menilai gejolak yang terjadi di dua negara, yakni Yunani dan Tiongkok, sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan. Dampak gejolak ekonomi di dua negara itu terhadap ekonomi Indonesia tidak terlalu besar.

Menurut Ekonom Universitas Indonesia ini, ketidakpastian yang terjadi di Negeri Para Dewa dan Negeri Tirai Bambu tersebut efeknya sangat kecil terhadap perekonomian nasional.

"Yunani pengaruhnya ke kita kecil sekali, hampir tidak ada. Sedangkan Tiongkok kita yakini itu temporer. Kalaupun ada perlambatan di Tiongkok bukan karena sahamnya," kata Bambang di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2015).

Seperti diketahui, Yunani disebut sebagai negara maju pertama yang mengalami gagal bayar utang (default) pada Dana Moneter Internasional (IMF) sebesar 1,5 miliar euro (USD1,7 miliar).

Sementara Tiongkok tengah mengalami kejatuhan pada bursa. Harga sahamnya terkoreksi dan terjun bebas selama kurang lebih tiga minggu terakhir setelah sebelumnya mengalami rebound yang tinggi hingga 60 persen.
(AHL)