BI: Kita Waspadai Gejolak Perekonomian Global

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 10 Jul 2015 15:24 WIB
bank indonesia
BI: Kita Waspadai Gejolak Perekonomian Global
Bank Indonesia ANTARA,Ismar Patrizk

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menilai, pemerintah Indonesia harus mewaspadai kondisi perekonomian global yang terguncang akibat krisis di Yunani, penurunan tajam pasar saham Tiongkok serta ketidakjelasan bank sentral Amerika Serikat (The Fed) dalam menaikkan suku bunga.

"Secara umum eksternal masih sangat diwaspadai, kita harus betul-betul siap," ujar Agus di Gedung BI, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2015).

Meskipun demikian, dirinya melihat fundamental perekonomian Indonesia masih berjalan baik. Hal ini tampak dari tingginya permintaan investor ketika Surat Utang Negara (SUN) diterbitkan.

"Fundamental ekonomi kita cukup baik, kalaupun kemarin ada menerbitkan SUN peminatnya masih dua kali lipat artinya menunjukkan kepercayaan dunia kepada Indonesia," jelas dia.

Dia menambahkan Indonesia harus mengejar pembangunan jangka pendek menengah untuk berkomitmen melakukan reformasi sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

"Kemarin kita mendengar arahan Pak Jokowi yang memaparkan secara jelas untuk beralih di industri yang tadinya mengandalkan sumber daya alam untuk bisa meningkatkan industri manufaktur. Jadi saya pikir arah yang baik dan ditunggu investor," pungkasnya.


(SAW)