Dominasi Transaksi Domestik Bikin Permintaan Dolar Masih Tinggi

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 10 Jul 2015 15:31 WIB
dolar as
Dominasi Transaksi Domestik Bikin Permintaan Dolar Masih Tinggi
dollar as ANTARA FOTO,Rosa Panggabean

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, permintaan dolar sampai dengan saat ini masih tinggi. Padahal menurut dia, tingginya permintaan valuta asing biasa terjadi pada periode Mei hingga Juni.

"Sekarang permintaan akan dolar itu masih tinggi walaupun sudah lewat 30 Juni dan itu lebih karena domestik yang seharusnya menggunakan rupiah ternyata menggunakan valas," ujar Agus di Gedung BI, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2015).

Untuk itu, dirinya meminta agar semua pihak bisa menggunakan rupiah untuk mendukung transaksi di dalam negeri. Bahkan dirinya mengingatkan jika kewajiban penggunaan rupiah merupakan amanat undang-undang.

"Kami ajak semua jajaran, ini penting bahwa untuk kedaulatan kita harus jaga penggunaan rupiah, dan sudah ada UU-nya, untuk pembayaran di wilayah NKRI harus dengan Rupiah, dan tidak boleh menolak pembayaran rupiah," terangnya.

Meskipun begitu terdapat kekhususan misalnya untuk perdagangan internasional, pembiayaan valas, untuk transaksi yang dibiayai APBN yang masih diperbolehkan transaksi dalam valas.

Dia menuturkan pihak lainnya harus mempersiapkan diri untuk melakukan transaksi dalam rupiah dan menjaga kestabilan ekonomi.

"Dalam kondisi perekonomian yang dinamis kita harus sama pandangan, jangan mementingkan kepentingan perusahaan sendiri, tapi untuk menjaga kepentingan nasional," tutup dia.


(SAW)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA