Kendalikan Harga Daging

   •    Jumat, 10 Jul 2015 16:05 WIB
dpr ads
<i>Kendalikan Harga Daging</i>

Metrotvnews.com, Jakarta: Harga daging di beberapa pasar di Tanah Air kian melejit tajam. Dibutuhkan langkah konkret dan solutif mengatasi pergerakan harga komoditas daging jelang Lebaran.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Heri Gunawan, menyampaikan bahwa kenaikan harga daging sudah diprediksi sebelumnya, tapi pemerintah belum bergerak cepat. Padahal sudah ada payung hukum berupa Undang-undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang perdagangan dan Perpres tentang penetapan dan penyimpanan barang kebutuhan pokok dan barang penting.

“Pemerintah jangan diam saja melihat pergerakan harga daging sapi yang sudah gila-gilaan itu. Daging sapi termasuk barang kebutuhan pokok yang harus tersedia sebagaimana amanat UU Nomor 17 Tahun 2014. Bila dibiarkan, maka kenaikan harga daging pasti akan memicu inflasi tinggi karena alokasinya mendorong pengeluaran rumah tangga yang tinggi,” ujar Heri di Jakarta, Jumat (10/7/2015).

Politisi Partai Gerindra itu menyebutkan, harga daging sapi di Aceh sudah mencapai Rp150 ribu per kilogram, Medan Rp120 ribu per kilogram, Banten Rp125 ribu per kilogram, Bandung Rp120 ribu per kilogram, Surabaya Rp100 ribu per kilogram, dan Makassar Rp90 ribu per kilogram. Harga daging sapi mengalami kenaikan signifikan hampir di semua pasar di Tanah Air.

“Jika pemerintah sampai lengah, saya khawatir harga daging sapi akan lebih gila-gilaan karena pemintaan terus naik. Sebagaimana prediksi yang ada, puncak kenaikan harga akan terjadi di minggu terakhir jelang lebaran,” ungkap politisi dari dapil jabar IV itu.

Menurut Heri, ada tiga langkah yang harus dilakukan pemerintah untuk mengendalikan harga daging. Pertama, Kementerian Perdagangan (Kemendag) harus memastikan ketersediaan stok dan logistik daging sapi dalam posisi aman untuk menjaga perdagangan nasional.

Kedua, Kemendag harus menjaga kondisi harga tetap di bawah harga acuan. Untuk itu, Kemendag wajib melakukan intervensi jika harga sudah di atas harga acuan yang ditetapkan.

Ketiga, Kemendag harus melakukan koordinasi dengan Kementerian Pertanian dan institusi terkait untuk menjaga keamanan stok, logistik, dan harga.

“Segera cari solusi terbaik. Tidak boleh ada menteri yang jalan sendiri-sendiri. Cari solusi bersama. Jangan ada ada ego sektoral. Jadikan kepentingan rakyat yang sedang susah karena naiknya harga daging sebagai tujuan,” tutup Heri.


(NIN)

Hakim Tegur Irvanto

Hakim Tegur Irvanto

11 hours Ago

Hakim Yanto menyebut, Irvanto memang berhak membantah keterangan para saksi. Namun demikian, Ir…

BERITA LAINNYA