Tommy Hendratno: Harusnya Media di Indonesia Selektif Terhadap Informasi dari Luar

Intan fauzi    •    Jumat, 10 Jul 2015 18:19 WIB
wni gabung isis
Tommy Hendratno: Harusnya Media di Indonesia Selektif Terhadap Informasi dari Luar
Tommy Hendratno tengah Itikaf di Masjid Ali Bin Abi Tholib--Metrotvnews.com/Intan Fauzi

Metrotvnews.com, Bogor: Media di Indonesia seharusnya tidak terpengaruh dengan informasi dari luar negeri. Sebab saat ini tidak ada bukti bahwa keduanya bergabung dengan ISIS.

"Itu isu internasional cuma yang dituduhkan kebetulan yang dua ini. Itu juga kan informasi dari luar, mestinya media-media di Indonesia juga koreksi," kata pilot yang diduga terlibat dengan Negara Islam Irak Suriah (ISIS), Tommy Hendratno, saat ditemui Metrotvnews.com di Mesjid Ali Bin Abi Tholib, Jalan Raya Kapten Yusuf, Tamansari, Bogor, Jumat (10/7/2015).

Tommy sendiri tak ingin terpengaruh dengan isu dugaan keterlibatannya dengan ISIS. Kini, Ia memilih khusyu menjalankan ibadah puasa Ramadan terutama di 10 hari terakhir. "Dari Kapolri juga kan saya tidak ada masalah, tidak melakukan kriminal dan 10 tahun gabung militer," tegasnya.

Media The Intercept mendapatkan dokumen yang berisikan dugaan adanya dua pilot Indonesia yang bergabung dengan kelompok Islamic State (ISIS).

Kepolisian Australia dikabarkan melacak keberadaan dua pilot Indonesia yang bergabung dengan ISIS. Hal ini terungkap dalam dokumen Australian Federal Police (AFP).

Menurut media The Intercept yang mendapatkan dokumen ini. Kedua pilot tersebut diketahui bernama Ridwan Agustin dan Tommy Hendratno.

Sementara Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menduga Ridwan Agustin dari AirAsia, dan Tommy Abu Alfatih alias Tomi Hendratno hanya simpatisan ISIS.


(YDH)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA