Kereta Cepat, JK Timbang Tawaran Jepang dan Tiongkok

Dheri Agriesta    •    Jumat, 10 Jul 2015 18:56 WIB
kereta cepat
Kereta Cepat, JK Timbang Tawaran Jepang dan Tiongkok
Kereta shinkansen di Jepang. ILUSTRASI JAPAN OUT AFP PHOTO / JIJI PRESS

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla bertemu utusan khusus Perdana Menteri Jepang Hiroto Izumi di Kantor Wakil Presiden. Pembicaraan kedua tokoh ini membahas kereta cepat yang akan diterapkan di Bandung.

"Beliau kan utusan dari PM yang menghadap Presiden, sudah menghadap Presiden. Kepada saya hanya courtesy call karena saya sudah pernah ketemu di Tokyo dengan Presiden membicarakan masalah Shinkansen di Bandung," kata JK, di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2015).

Jepang, kata JK, telah melakukan studi sejak dua tahun yang lalu. Tak hanya Jepang, kini Tiongkok pun ikut berpartisipasi dalam mewujudkan kereta cepat di Indonesia.

Dia menyebut, Jepang menawarkan banyak hal dalam proyek Shinkansen ini. Tak hanya memaparkan data-data yang didapat, Jepang juga menawarkan pembiayaan yang cukup menarik.

"Semua menarik. Dua-duanya menarik. Sangat menarik. Nanti kita akan cari yang terbaik," pungkas JK.

Pembangunan proyek kereta cepat ini, ungkap JK, akan dimulai tahun depan. Pemerintah, masih menunggu tawaran yang terbaik yang diajukan Jepang dan Tiongkok.

"Baru bisa mulai pembangunannya (tahun depan). Jadi ini kan Jepang dan Tiongkok mengajukan offer, nanti kita pilih yang terbaik," ujar JK singkat.


(AHL)