Jika Paksa Minta THR, FBR Bisa Dijerat Pasal Pemerasan

Renatha Swasty    •    Jumat, 10 Jul 2015 19:32 WIB
fbr minta thr
Jika Paksa Minta THR, FBR Bisa Dijerat Pasal Pemerasan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes M Iqbal. Foto: MI/Immanuel Antonius.

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah surat permohonan tunjangan hari raya (THR) mengatasnamakan ormas Forum Betawi Rempug (FBR) beredar di media sosial. Bila permintaan itu bersifat paksaan, FBR dapat dijerat pasal pemerasan.

"Masuk unsur pemerasan. Kalau misalnya unsur pemerasannya masuk, memaksa, (kena) pidana," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes M Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (10/7/2015).

Sebaliknya, apabila perusahaan memberikan THR secara sukarela usai mendapat surat permohonan itu, si peminta tak bisa dipidana.

"Itu kan bermohon, terus dikasih sudah nggak masalah. Tapi kalau dia ngancam, ada pemaksaan, apalagi pengrusakan dobel dobel (pidananya)," kata Iqbal.

Bila meminta lewat pemaksaan, FBR bisa dikenakan Pasal 368, yakni pemerasan dan Pasal 369 meminta dengan kekerasan.

Sebelumnya, sebuah surat permohonan tunjangan hari raya beredar di media sosial. Surat mengatasnamakan ormas FBR Koordinator Wilayah Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang.

"Dengan datangnya selembar surat ini (proposal) kami memohon kepada bapak/ibu pimpinan untuk berkenan memberikan kelebihan rejekinya kepada kami berupa THR," begitu ditulis dalam surat tersebut.

Surat yang diteken Koordinator Wilayah FBR Tangerang Selatan, Ahmad, tidak menyantumkan kepada siapa surat tersebut ditunjukkan.


(DOR)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA